Level Waduk Manggar Masih Di Bawah 10 Meter
Balikpapan – Meski terjadi hujan dalam beberapa bulan terakhir, tinggi permukaan air di Waduk Manggar masih berada di level 8,65 meter. Kondisi ketinggian waduk yang terjadi masih dinilai normal mengingat dampak musim kemarau dan curah hujan yang belum signifikan.
Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PDAM), Yudhi Saharuddin mengatakan dengan ketinggian muka air sekitar 8,65 meter itu masih bisa memberikan pasokan air secara normal untuk kebutuhan pengguna di wilayah Balikpapan. Setelah sebelumnya di awal musim kemarau ketinggian waduk berada di level 7 meter. Bahkan sempat diberlakukan pergiliran pasokan air kepada pelanggan.
“Kondisi level waduk yang ada belum masuk kategor mengkhawatirkan dan masih bisa kita sesuaikan dengan kondisi kebutuhan di masyarakat,” ujarnya, Rabu (10/01).
Adapun untuk menangani persoalan belum meratanya pasokan air, lanjut Yudhi, pihak PDAM mengajukan tambahan kuota produksi menjadi 4 hari 100% dan 50% 2 hari. Permohonan itu untuk menyesuaikan dengan ketersediaan air di waduk saat musim penghujan. Meski dalam mencapai produksi 100% seharusnya level air berada di ketinggian maksimal. Contohnya untuk Waduk Manggar harus mencapai 10 meter.
“Jadi kami hingga saat ini produksi kita masih sama. Kami masih dibatasi kuota produksi 100% 2 hari dan 50% 1 hari. Memang level air waduk kita sudah naik. Makanya kami sudah minta ke BWS untuk penambahan kuota produksi,” tuturnya lagi.
Menurut Yudhi, ketinggian air di dua waduk yang ada sudah naik. Yakni 8,65 meter untuk Waduk Manggar dan 2,23 meter untuk Waduk Teritip. Namun hingga kini kuota produksi air masih menyesuaikan aturan dari Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Kalimantan. “Normalnya air waduk kita itu 10,30 meter kalau mau produksi full 100%. Jadi air yang ada sekarang masih di bawah normal,” tambahnya. (man)
