Warga Balikpapan Tengah Dibekali Pendidikan Politik untuk Perkuat Demokrasi

BALIKPAPAN – Puluhan tokoh masyarakat, pengurus RT, dan perwakilan lembaga kemasyarakatan di Kecamatan Balikpapan Tengah mengikuti Sosialisasi Pendidikan Politik yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan, Rabu (6/8/2025) di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip.

Kegiatan yang diikuti 100 peserta ini bertujuan meningkatkan pemahaman politik warga, agar dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga stabilitas demokrasi dan memperkuat semangat kebangsaan.

Sekretaris Kecamatan Balikpapan Tengah, Netty Musriani, menegaskan peran strategis masyarakat dalam membangun kualitas demokrasi. Menurutnya, pendidikan politik bukan hanya penting menjelang pemilu, tetapi juga untuk membentuk budaya demokrasi yang sehat dan berkeadilan.

“Masyarakat perlu memahami arti partisipasi, mulai dari menyampaikan pendapat, mengikuti musyawarah, hingga mengawasi jalannya pemerintahan. Ini bagian dari demokrasi yang kuat,” ujar Netty.

Ia juga mengaitkan pendidikan politik dengan pembinaan rasa cinta tanah air. Menyambut HUT RI ke-80, ia mengajak seluruh RT memasang bendera merah putih di lingkungan masing-masing. “Ini bukan sekadar formalitas, tetapi pembelajaran kebangsaan bagi generasi muda,” tegasnya.

Materi sosialisasi disampaikan oleh dua narasumber, yakni Ahmadi Aziz, Komisioner Bawaslu Kota Balikpapan, yang membawakan topik Mengawal Demokrasi Pasca Pemilukada, serta Ismail Ali Sakty, Anggota Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan Kota Balikpapan, dengan paparan Strategi Meningkatkan Kualitas Demokrasi.

Diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta aktif bertanya dan berbagi pandangan seputar tantangan demokrasi di tingkat lokal. Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi masyarakat Balikpapan Tengah untuk semakin kritis, partisipatif, dan solid dalam kehidupan berdemokrasi.
(Man)