Di Akhir Jabatannya, Gubernur Kaltim Terus Optimis Pembangunan Kereta Api Borneo
SAMARINDA – Gubernur Awang Faroek Ishak optimis transportasi kereta api benar-benar akan terwujud di Kaltim. Pembangunan rel kereta api tersebut direncanakan melintasi Kutai Timur – Kutai Kartanegara (wilayah utara) dan Penajam Paser Utara – Kutai Barat (wilayah selatan. Keyakinan Gubernur Awang Faroek karena rel kereta api yang akan dibangun bekerja sama dengan anak perusahaan Rusian Railways (BUMN Rusia), yaitu PT Kereta Api Borneo (KAB) ini akan berlanjut karena merupakan program strategis nasional.
“Pemerintah pusat terus memantau. Karena itu, Gubernur Awang Faroek diminta untuk melaporkan secara berkelanjutan perkembangan pembangunan rel kereta api tersebut,” kata Kepala Biro Ekonomi Setprov Kaltim H Nazrin. Melihat perhatian pemerintah pusat yang demikian besar untuk pembangunan rel kereta api ini, maka monitoring terus dilakukan. Kehadiran rel kereta api ini nantinya juga sangat diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim. “Karena itu, dukungan berbagai pihak sangat diperlukan, mulai pemerintah kabupaten hingga perusahaan yang lahan mereka menjadi lokasi pembangunan rel kereta api,” harapnya.
Dukungan diharapkan diantaranya untuk penyelesaian pembebasan lahan, terutama dari perusahaan maupun pemerintah kabupaten yang wilayahnya dilintasi rel kereta api tersebut. (kaltimprov.go.id/zak)
