DPRD Dukung Percepatan MBR
Balikpapan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan meminta percepatan program sambungan air untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Permintaan tersebut agar masyarakat yang kurang mampu bisa segera mendapatkan layanan air bersih dari Perumda Tirta Manuntung yang dulu dikenal sebagai PDAM.
Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Subari mengatakan permintaan sambungan air masih mendominasi laporan hasil reses para wakil rakyat pada pekan lalu. Sementara pemerintah pusat juga sudah menyediakan program pemasangan instalasi air gratis lewat program MBR di tahun ini.
“Kemaren kan pada reses. Masih sama keluhan warga kita. Mereka minta sambungan air dari program MBR. Saya minta mereka bersabar karena pihak PDAM siap merealisasikannya tahun ini,” ujarnya, Sabtu (16/10).
Menurut Subari, pihaknya hanya ingin memastikan program sambungan air bagi MBR ini tepat sasaran penerima manfaatnya. Sehingga pihak PDAM sebagai pelaksana di lapangan wajib melakukan verifikasi secara teliti dan menyeluruh kepada calon penerima bantuan.
“Kami minta percepatan sambungan air itu. Soalnya tidak semua masyarakat kita mampu bayar pasang PDAM. Bantuan sambungan air tersebut sangat diperlukan oleh masyarakat yang kesulitan mendapatkan pemasangan dari PDAM karena keterbatasan ekonomi,” tuturnya lagi.
Subari juga menyampaikan persoalan warga di jalan Pemuda kawasan Manggar yang tidak termasuk penerima MBR. Sementara warga di jalan yang berdekatan termasuk ke dalam program tersebut. Namun setelah dilakukan pengecekan ternyata warga di Jalan Pemuda menjadi penerima bantuan DAK dari Provinsi Kaltim.
“Jadi ada kesalahan komunikasi saja. Mereka ternyata penerima bantuan DAK untuk pemasangan air. Itu malah full gratis sementara MBR tetap bayar meski disubsidi. Informasi terakhir masih proses lelang pengerjaannya,” tambahnya. (ana)
