Kelancaran Distribusi Air PTMB Masih Menjadi Sorotan

Balikpapan – Kelancaran DIstribusi air kepada pelanggan PTMB di Balikpapan masih menjadi sorotan. Pasalnya hingga kini masih banyak warga yang mengeluhkan tidak meratanya pasokan air. Hingga tingginya pembayaran rekening air ke pihak PTMB.

Hal ini menjadi perhatian anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Parlindungan Sihotang. Dirinya mengakui banyak mendapatkan keluhan dari warga. Mulai dari tidak meratanya distribusi air, ketersediaan air baku, kebocoran pipa, kualitas air hingga daftar tunggu pelanggan.Permasalahan ini menjadi aspirasi yang kerap muncul saat wakil rakyat bertemu masyarakat di daerah pemilihan.

Parlindungan mengatakan keluhan masyarakat belum juga tertanggulangi dengan baik. Meski dirinya menilai tim teknis PDAM tentu sudah berupaya memberikan pelayanan sesuai standar.

“Kita lihat setelah Desember 2023 ini, ya mudah-mudahan Waduk Embung Aji Raden juga sudah selesai sehingga apa yang dijanjikan jajaran PDAM bisa segera terwujud,” ujarnya, sabtu (18/11).

Dari pihak dewan, lanjut Parlindungan, sudah banyak memberikan masukan terkait pola layanan distribusi air. Apalagi beberapa kali sempat menggelar kunjungan kerja ke daerah yang PDAM-nya berjalan baik. Tapi semua itu tetap menyesuaikan kebijakan pemerintah sebagai pemilik modal dari PDAM. Mengingat perusahaan umum daerah ini sebatas operator pelaksana distribusi air.

“Nanti kita coba gali informasi dari PDAM karena ini murni masalah teknis di mereka. Kalau dari kita sebenarnya nggak ada masalah. Artinya, penganggaran juga kita upayakan,” tuturnya lagi.

Pantun meminta PDAM segera mempersiapkan diri menghadapi musim kemarau saat sekarang. Ditambah lagi kebocoran pipa distribusi semakin sering terjadi. Mayoritas karena pipa berumur tua atau imbas pemasangan pipa gas dari proyek strategis nasional PGN.

“Yang kita tunggu cuma tindakan konkrit di lapangan. Apalagi kemaren musim kemarau terasa sekali. Mudah-mudahan ada tindakan konkrit dari PTMB untuk segera atasi semua permasalahan masyarakat,” tambahnya. (man)