Kota Balikpapan Kini Punya Orchidarium
Balikpapan – Kota Balikpapan kini memiliki destinasi wisata edukatif baru dengan diresmikannya Taman Tematik Orchidarium di Kebun Raya Balikpapan. Peresmian taman ini berlangsung hari ini dan dihadiri oleh sejumlah pihak penting. Termasuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, serta perwakilan dari berbagai perusahaan dan komunitas terkait.
“Taman Tematik Orchidarium ini menjadi langkah penting dalam upaya pelestarian anggrek asli Kalimantan. Kami berharap taman ini tidak hanya menjadi pusat konservasi, tapi juga sumber edukasi dan tujuan wisata bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (12/02) siang.
Taman ini, lanjut Sudirman, menampilkan berbagai jenis anggrek yang diperoleh dari kawasan ek-situ atau hutan alami. Tanaman-tanaman tersebut disusun berdasarkan tema dan pola kekerabatannya, menonjolkan kekayaan flora Kalimantan yang unik dan eksotis. Orchidarium diharapkan mampu memperkaya koleksi anggrek di Kebun Raya Balikpapan sekaligus menjadi sarana penelitian yang bermanfaat.
Selain menjadi pusat penelitian dan edukasi, menurut Sudirman, taman ini juga diharapkan mampu menarik wisatawan lokal dan luar daerah. Keberadaannya menjadi bukti nyata bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan selaras dengan pengembangan pariwisata.
“Kebun Raya Balikpapan kini memiliki daya tarik tambahan dengan Orchidarium ini. Kami optimistis bisa memberikan pengalaman wisata yang berbeda dan berkesan. Karena ini ada kesempatan berwisata sambil nambah pengetahuan,” tuturnya lagi.
Sudirman menambahkan, taman tematik Orchidarium siap menjadi ruang terbuka hijau yang tidak hanya mempercantik kota, tetapi juga memberikan wawasan tentang kekayaan flora Kalimantan kepada para pengunjung. Dengan konsep edukatif dan konservasi, taman ini menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian hutan tropis Kalimantan di tengah tantangan pembangunan kota.
“Kami sangat mendukung upaya pelestarian keanekaragaman hayati melalui taman ini. Semoga generasi mendatang dapat lebih mengenal dan mencintai flora asli Kalimantan,” tambahnya.
Selain perwakilan dari DLH, acara ini juga dihadiri oleh Bahrain Munir, Manager HSSE Zona 8; Budiman Sarwidi, Manager HSSE Zona 9; Ade Diar Suhendar, Field Manager PHSS; dan beberapa tokoh lainnya. Penanaman anggrek secara simbolis di Rumah Anggrek menjadi momen puncak dalam peresmian tersebut. (man)
