Pangdam VI/Mulawarman Kunjungi Kilang Pertamina Balikpapan, Tingkatkan Sinergi Pengamanan Kawasan Strategis Energi Nasional

BALIKPAPAN – Dalam upaya memperkuat keamanan kawasan strategis energi nasional, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, melakukan kunjungan ke PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) pada Selasa (2/12). Kunjungan ini menandai langkah penting dalam meningkatkan sinergi pengamanan teritorial di lingkungan Proyek Strategis Nasional (PSN) Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, yang merupakan salah satu objek vital sektor energi di Indonesia.

Pertemuan yang berlangsung di New Site Office (NSO) PT KPB tersebut diisi dengan paparan perkembangan proyek RDMP Balikpapan dan diskusi mengenai strategi pengamanan kawasan kilang. Selama sesi pertemuan, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha memberikan apresiasi atas kemajuan pembangunan proyek ini dan menekankan pentingnya stabilitas keamanan untuk kelancaran operasional kilang.

“Saya sangat terkesan dengan fasilitas yang ada di sini. Kilang Pertamina Balikpapan akan segera menjadi salah satu kilang terbesar di Asia Tenggara, dan ini merupakan kebanggaan bagi bangsa Indonesia,” ungkap Pangdam Rudy. Ia menekankan bahwa keberhasilan proyek RDMP tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur, tetapi juga oleh keamanan yang terjamin di sekitarnya.

Pangdam Rudy juga menegaskan komitmen Kodam VI/Mulawarman dalam menjaga keamanan wilayah Balikpapan, yang memiliki peran vital dalam memastikan kelancaran penyediaan energi nasional. “Keamanan wilayah ini sangat krusial agar operasional kilang dapat berjalan lancar dan memberi dampak positif bagi perekonomian bangsa,” tambahnya.

Vice President Legal & Relation PT Kilang Pertamina Balikpapan, Asep Sulaeman, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Kodam VI/Mulawarman dalam pengamanan proyek dan operasional kilang. Asep menilai sinergi antara pihak perusahaan dan aparat keamanan merupakan fondasi penting dalam mempercepat penyelesaian proyek RDMP Balikpapan.

“Dengan dukungan ini, kami terus berupaya untuk meningkatkan keamanan bagi seluruh pekerja dan memastikan operasional kilang berjalan dengan efektif dan andal,” ujar Asep. Ia juga menegaskan bahwa stabilitas keamanan wilayah menjadi faktor kunci dalam keberhasilan proyek ini, terutama di tengah intensitas tinggi dalam menyelesaikan pembangunan.

Kunjungan ini ditutup dengan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas utama proyek, yang memberikan gambaran komprehensif mengenai skala operasi RDMP Balikpapan. Fasilitas tersebut menunjukkan kapasitas dan potensi kilang dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Keamanan menjadi salah satu aspek terpenting dalam pengoperasian RDMP Balikpapan. Dengan adanya sinergi antara PT KPB dan Kodam VI/Mulawarman, diharapkan kilang ini dapat beroperasi dengan aman dan stabil, memberikan kontribusi besar bagi ketahanan energi Indonesia dan perekonomian nasional. (man)