Paradise Indonesia Luncurkan 88 Plaza Balikpapan, Seluruh Unit Tahap Awal Ludes Terpesan
BALIKPAPAN — PT Indonesian Paradise Property Tbk melalui anak usahanya, PT Mitra Gemilang Mahacipta, resmi meluncurkan kawasan komersial dan gaya hidup terbaru bertajuk 88 Plaza Balikpapan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Proyek tersebut digadang menjadi pusat bisnis dan destinasi gaya hidup modern yang mendukung perkembangan Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Peluncuran proyek yang berlangsung pada Kamis (8/5/2026) itu diresmikan langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud. Kegiatan tersebut juga dihadiri masyarakat dan calon investor yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap proyek komersial tersebut.
Dalam peluncuran perdana itu, seluruh unit Business Loft ASHTON tahap pertama yang ditawarkan disebut habis terpesan.
88 Plaza Balikpapan dibangun di kawasan seluas delapan hektare yang berada di persimpangan Jalan Syarifuddin Yoes dan Jalan Ruhui Rahayu. Lokasinya diklaim strategis karena hanya berjarak sekitar 10 menit dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan serta berada di koridor akses Tol IKN-Balikpapan-Samarinda.
CEO Paradise Indonesia, Anthony P. Susilo, mengatakan proyek tersebut tidak hanya difokuskan sebagai kawasan komersial, tetapi juga dirancang menjadi ekosistem terintegrasi yang menggabungkan bisnis, gaya hidup, dan komunitas.
“Melalui 88 Plaza Balikpapan, kami tidak sekadar membangun kawasan komersial, tetapi merancang ekosistem terintegrasi yang menggabungkan bisnis, gaya hidup, dan komunitas,” ujar Anthony dalam keterangan tertulis.
Kawasan tersebut mengusung konsep low-density development atau pembangunan berkepadatan rendah. Konsep itu diklaim menghadirkan ruang usaha yang lebih eksklusif, ruang terbuka lebih luas, serta lingkungan yang lebih nyaman dibanding pengembangan konvensional.
88 Plaza Balikpapan dirancang memiliki tiga komponen utama, yakni Business Hub, Lifestyle Hub, dan kawasan hunian yang akan dikembangkan pada tahap selanjutnya. Kawasan itu juga dilengkapi area publik terbuka hijau, pusat kuliner, taman pedestrian, hingga area olahraga dan kebugaran.
Direktur PT Mitra Gemilang Mahacipta, Dr. Andri Hadi, menilai Balikpapan memiliki potensi ekonomi yang kuat untuk mendukung investasi properti komersial.
Ia menyebut PDRB per kapita Balikpapan pada 2025 telah melampaui Rp233 juta dengan daya beli masyarakat yang dinilai tinggi. “88 Plaza Balikpapan dirancang dengan perencanaan matang untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang melalui strategi kurasi tenant yang selektif dan manajemen kawasan yang profesional,” katanya.
Pada tahap awal, pengembang menawarkan 49 unit ruko eksklusif yang menyasar kalangan profesional muda, keluarga, komunitas kreatif, hingga wisatawan bisnis. (Man)
