PDAM Minta Pelanggan Mencatat Meteran Secara Mandiri

Balikpapan – PDAM Kota Balikpapan menyampaikan kepada masyarakat Balikpapan khususnya pada pelanggan PDAM Balikpapan, agar mulai saat ini harus bisa membaca angka dasar menetapkan tagihan pelanggan setiap bulan. Hal itu guna dapat mengetahui jumlah pemakaian yang akan dibayarkan sesuai tagihan.

Hal ini disampaikan Suryo Prabowo Kepala sub bagian customer service PDAM Balikpapan, saat menerima sejumlah keluhan warga yang datang di kantor PDAM. “Dasarnya angka-angka meteran itu yang dicatat oleh petugas PDAM yang datang ke rumah secara rutin setiap bulannya, itu yang akan dicantumkan di dalam sistem untuk menjadi tagihan,” ujarnya

Caranya terang Suryo, yakni dengan melihat angka meteran itu untuk dijadikan dasar kajian adalah angka yang berwarna hitam. Itulah yang akan berjalan setiap bulan selama 30 hari menjadi dasar perhitungan tagihan pelanggan PDAM. Dengan begitu pelanggan bisa membaca angka meteran, dan pelanggan juga bisa mengkondisikan untuk bisa menghemat cara pemakaian di rumah, cara untuk bisa mendapatkan angka pembacaan.

‘Pelanggan boleh (WA) ke pelayanan PDAM bisa menghubungi telepon seluler 081 620 0110 nanti akan dibantu untuk mengetahui perjalanan history pelanggan yang akan bisa kami kirimkan dengan cara screenshot,” lanjutnya lagi.

Atau bisa juga menghubungi melalui call center di nomor 8 7 8 9 9 10 8 7 8 9 9 2 menurut Suryo untuk menanyakan pada petugas call center, apakah pembaca meteran sudah membaca di rumah pelanggan. Kemudian nanti petugas akan membuka data sampai akan terlihat angka dan foto serta tanggal berapa terbaca angka yang dibaca oleh petugas agar lebih akurat.

Dalam kesempatan ini Suryo juga mengharapkan agar pelanggan juga bisa membantu membacakan nomor yang tertera di meteran air dan bisa juga mengatur seberapa banyak air yg perlu digunakan atau menghematnya. Sehingga pelanggan bisa mengetahui sendiri seberapa pemakaian dalam setiap bulannya.

“Saya berharap pelanggan pun bisa membantu pekerjaan kami, tapinya dengan kejadian yang kemarin kami harapkan tidak terjadi lagi, gara-gara tidak membaca 2 bulan terjadi estimasi dengan cara pelanggan sekarang bisa baca angka meteran,” tambahnya. (*/hmsPDAM)