Pembangunan Museum Kutim Diupayakan Lewat Dukungan APBN


KUTAI TIMUR – Rencana pembangunan Museum Kutai Timur mulai diarahkan pada pencarian sumber pembiayaan di luar anggaran daerah. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur telah menyampaikan usulan kepada Kementerian Kebudayaan agar pembangunan fisik museum mendapat dukungan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kepala Bidang Kebudayaan Kutai Timur, Ilham, mengatakan upaya tersebut dilakukan di tengah kondisi anggaran daerah yang masih harus menyesuaikan dengan kebijakan efisiensi. Dukungan pemerintah pusat dinilai menjadi salah satu opsi agar rencana pembangunan museum tetap dapat dilanjutkan.

Menurut Ilham, pengembangan Museum Kutai Timur tetap menjadi program yang didorong pemerintah daerah. Persiapan pembangunan direncanakan dimulai dari pematangan lahan yang ditargetkan dilakukan pada 2026.

Tahapan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar untuk memasuki pembangunan fisik pada 2027. Dengan persiapan lahan lebih dahulu, proses pembangunan museum diharapkan dapat berjalan ketika dukungan pembiayaan telah tersedia.

“Program kita bagaimana supaya Museum Kutai Timur ini segera terwujud. Pak Kepala Dinas sudah melaporkan kepada Pak Bupati, tahun ini kita mulai pematangan lahan dan harapannya tahun depan pembangunan fisiknya sudah bisa dilakukan,” ujar Ilham.

Namun, realisasi pembangunan tetap bergantung pada kemampuan pembiayaan. Efisiensi anggaran yang sedang berlangsung membuat pemerintah daerah perlu mempertimbangkan skema pendanaan agar proyek museum dapat direalisasikan sesuai rencana.

Karena itu, pengajuan kepada pemerintah pusat menjadi bagian dari langkah yang ditempuh Pemkab Kutim. Kementerian Kebudayaan menjadi pihak yang telah menerima penyampaian usulan dukungan untuk pembangunan fasilitas tersebut.

Ilham menyebut dukungan APBN diharapkan dapat menutup kebutuhan pembiayaan pembangunan fisik museum, sementara pemerintah daerah tetap menyiapkan tahapan awal sesuai kemampuan yang tersedia.

“Kemarin Pak Kadis juga mendorong agar pembangunan museum ini bisa dibiayai APBN. Kita sudah menyampaikannya ke Kementerian Kebudayaan, mudah-mudahan pemerintah pusat dapat membantu pembangunan fisiknya,” jelasnya.

Dengan persiapan lahan yang direncanakan pada 2026 serta pengajuan dukungan pembiayaan kepada pemerintah pusat, Pemkab Kutim menargetkan pembangunan Museum Kutai Timur dapat mulai direalisasikan pada 2027. Museum tersebut direncanakan menjadi bagian dari fasilitas kebudayaan yang mendukung pengembangan dan pelestarian sejarah daerah.(Adv/Kominfo/KK)