Pemprov Alokasikan Dana Transfer Rp2,440 Triliun

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kaltim mengalokasikan dana transfer ke kabupaten dan kota tahun anggaran 2018 secara keseluruhan sebesar Rp2,440 triliun. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menjelaskan dana transfer yang akan dibelanjakan merupakan amanah rakyat yang harus dijalankan dan dijaga dengan penuh  tanggung jawab.

Hal itu ditegaskan gubernur pada penyerahan DIPA, alokasi anggaran OPD, alokasi dana transfer ke daerah  dan dana desa se-Kaltim tahun anggaran 2018 di Pendopo Lamin Etam, Rabu (13/12).  Menurut dia, dana transfer tersebut merupakan dana bagi hasil pajak daerah (BHPD) dan bantuan keuangan (Bankeu) pemprov kepada masing-masing daerah se-Kaltim.

“Dana transfer maupun bantuan keuangan merupakan uang rakyat yang diamanahkan kepada pemerintah agar dijalankan secara baik dan sesuai aturan,”  katanya. Karenanya, kompetensi segenap aparatur pengelola keuangan daerah perlu ditingkatkan terus secara konferehensif.  Diharapkan kepala daerah dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas para aparatur pengelolaan keuangan daerah dengan menerapkan sistem akuntansi berbasis Akrual.

“Dengan cara itu,  laporan keuangan pemerintah daerah mendapatkan predikat audit yang terbaik dengan prinsip-prinsip good governance (pemerintahan yang baik),” harap Awang. Dana transfer dan bankeu masing-masing untuk Samarinda sebesar Rp430,218 miliar dan Balikpapan Rp249,285 miliar dan Bontang Rp119,686 miliar.

Sementara itu Kabupaten Kutai Kartanegara Rp287,732 miliar, Paser sebesar Rp286,509 miliar dan Berau Rp213,494 miliar, Kutai Timur Rp484,366 miliar. Sedangkan Kabupaten Kutai Barat Rp157,388 miliar dan Penajam Paser Utara sebesar Rp139,807 miliar serta Mahakam Ulu Rp72,387 miliar. (yans/sul/ri/humasprov)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *