Revitalisasi Road 9 Bawa Wajah Baru Akses Swarga Bara-Singa Gembara


Kutai Timur — Perubahan kondisi Jalan Road 9 yang menghubungkan Desa Swarga Bara dan Singa Gembara mulai terasa bagi masyarakat dan pengguna jalan. Jalur yang sebelumnya minim penerangan dan mengalami sejumlah kerusakan kini tampil lebih terang, rapi dan nyaman dilalui pada malam hari.

Revitalisasi kawasan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan PT Kaltim Prima Coal (KPC) melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pembenahan tidak hanya menyasar kondisi badan jalan, tetapi juga menghadirkan fasilitas pendukung untuk meningkatkan kenyamanan pengguna.

Pantauan pada Selasa (1/9/2026) malam menunjukkan lampu penerangan dengan desain modern telah terpasang di sepanjang koridor Road 9. Aspal yang sebelumnya menjadi salah satu persoalan kini telah diperbaiki sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih nyaman.

Perubahan juga terlihat dari keberadaan jalur pedestrian yang mengusung konsep modern. Selain itu, sebuah halte bus untuk mendukung aktivitas penjemputan karyawan dan masyarakat turut dibangun di kawasan tersebut.

General Manager External Affairs and Sustainable Development (ESD) PT KPC, Wawan Setiawan, sebelumnya menyampaikan bahwa revitalisasi Road 9 diharapkan tidak sekadar menyelesaikan persoalan infrastruktur, tetapi juga memberikan identitas baru bagi kawasan tersebut.

Menurut Wawan, konsep pembangunan jalan tersebut mengadopsi karakter sejumlah ruas jalan di kota besar, salah satunya Yogyakarta. Konsep itu dirancang agar Road 9 memiliki fungsi yang lebih luas dan dapat berkembang sebagai ruang publik.

Ia juga menyebut kawasan tersebut berpotensi dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas, termasuk kegiatan Car Free Day.

Sementara itu, perubahan wajah Road 9 mendapat respons positif dari masyarakat. Rizal, warga Teluk Lingga, menilai pembenahan tersebut memberikan manfaat langsung, terutama dari sisi keselamatan dan kenyamanan perjalanan.

Revitalisasi Road 9 sekaligus menunjukkan bagaimana pembangunan infrastruktur dapat memberikan dampak terhadap aktivitas masyarakat. Dengan penerangan yang lebih baik, badan jalan yang telah diperbaiki serta fasilitas pendukung yang tersedia, jalur tersebut kini memiliki wajah baru dan diharapkan terus memberikan manfaat bagi warga maupun pekerja yang melintas.(Adv/*/KK)