Perumda Tirta Manuntung Kampanyekan Tampung Air
Balikpapan – Perusahaan Umum Daerah Tirta Manuntung PDAM Kota Balikpapan terus mencanangkan program menampung dan bijaksana menggunakan air bersih. Hal itu terkait kondisi sumber air baku waduk manggar dan teritip yang masih terbatas.
“Maka ayo lakukan gerakan peduli tampung air pemukiman bawah peduli pemukiman atas. Ini bentuk kepedulian terhadap sesama warga Balikpapan juga,” ujar Nour Hidayah, Direktur Umum Perumda Tirta Manuntung kepada wartawan.
Ia mengakui 80% kontur tanah di kota minyak berupa perbukitan dan lembah menjadi kendala di lapangan. Otomatis kondisi itu berpengaruh pada proses distribusi air yang memerlukan waktu cukup panjang. Belum lagi kendala volume pemakaian air yang tidak merata membuat pelanggan di daerah atas dan jauh sering tidak kebagian.
“Jadi saatnya kita peduli menampung air dan menggunakan air langsung dari penampungan. Agar air bersih yang berada di dalam pipa PDAM ada kesempatan untuk naik ke daerah atas. Terus resiko pemakaian puncak atau pemakaian air secara bersamaan akan terhindar,” tuturnya lagi.
Menurut wanita yang akrab disapa Nunu ini, pihaknya masih banyak kekurangan dalam proses penyediaan air bersih bagi pelanggan di Balikpapan. Karena hal itu juga harus menyesuaikan ketersediaan air baku yang masih terbatas. Di mana sumber air baku utama bertumpu pada waduk tadah hujan di kawasan manggar dan teritip.
“Kami jelas inginnya semua terlayani. Pelanggan inginnya dapat air dan tidak ngadat. Nah ini tentu ada prosesnya di lapangan. Tentu juga ada kendala dalam realisasinya. Kami tetap berproses semoga semua dapat air dengan lancar,” tambahnya. (san)
