Bank Indonesia Balikpapan Kampanye Uang Elektronik Di E-Toll Day

Balikpapan – Menjelang beroperasinya jalan Tol Balikpapan-Samarinda, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan bekerja sama dengan PT. Jasamarga Balikpapan Samarinda dan Pemerintah Kota Balikpapan serta didukung oleh Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN dan BCA menyelenggarakan kampanye elektronifikasi tol Balikpapan Samarinda bertajuk “Balikpapan E-Toll Day” pada Minggu 15 Desember 2019 bertempat di Lapangan Merdeka 2. Acara dibuka oleh Walikota Balikpapan, Rizal Effendi dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Bimo Epyanto didampingi oleh Dandim 0905 Balikpapan I Gusti Agung Sujarwana dan Direktur Keuangan PT Jasamarga Balikpapan Samarinda, Adik Supriano.
Dalam acara ini, Bank Indonesia melakukan edukasi dan sosialisasi mengenai elektronifikasi pembayaran Tol Balikpapan-Samarinda kepada masyarakat Kota Balikpapan, sekaligus hiburan berupa zumba battle, zumba ceria, food festival, lomba ranking satu, jalan sehat, dan performance dari blackforest. Rangkaian hiburan tersebut berhadiah belasan juta Rupiah dengan Grand Prize berupa satu unit motor.

Bank Indonesia terus mendorong pergeseran perilaku transaksi masyarakat dari tunai ke non tunai melalui program elektronifikasi diantaranya melalui interoperabilitas dan interkoneksi sistem pembayaran elektronik terintegrasi di seluruh ruas tol. Sektor transportasi yang masif memiliki potensi dalam mendukung penciptaan ekosistem nontunai di Indonesia. Program Elektronifikasi dilakukan untuk memigrasikan pembayaran transportasi dari tunai menjadi non tunai. Elektronifikasi pembayaran di jalan tol telah dirintis sejak tahun 2017 telah menunjukkan perkembangan yang pesat dengan capaian 100% non tunai jalan tol di seluruh ruas jalan tol pada tahun 2018.

Mulai beroperasinya jalan Tol Balikpapan – Samarinda dapat menjadi momentum untuk mengkampanyekan Gerakan Nasional Non Tunai secara masiv di Pulau Kalimantan. Hal ini mengingat transaksi pembayara pada jalan tol Balikpapan – Samarinda yang memiliki panjang 99,3 KM hanya dapat dilakukan dengan uang elektronik. Elektronifikasi tol tersebut diharapkan dapat membuat masyarakat merasakan manfaat pembayaran non tunai secara langsung dan terus menggunakannya untuk berbagai transaksi lain.

Bank Indonesia senantiasa berkomitmen untuk melakukan elektronifikasi untuk mengubah cara bertransaksi masyarakat guna meningkatkan efisiensi ekonomi dan mendukung ekonomi berkelanjutan serta akan terus bekerjasama dengan seluruh pihak terkait dalam mengembangkan program-program yang mendukung elektronifikasi transaksi keuangan di Kota Balikpapan sejalan dengan program Pemerintah Kota Balikpapan untuk mewujudkan Balikpapan sebagai “Smart City”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *