Cari Sumber Air, PDAM Lirik Sumur Dalam
Balikpapan – Hingga kini, PDAM Balikpapan masih kesulitan membangun sumur dalam. Kesulitan PDAM membangun sumur dalam tersebut karena lahan yang terbatas juga minimnya air, termasuk airnya tidak memenuhi standar baku juga dinilai sangat kecil debitnya.
“Tiga kita buat dari PDAM dan dua dari APBD kota. Yang potensi hanya di Prapatan saja. Kita masih terus cari lokasi baru. Di Balikpapan Barat itu ada dua sumur punya PU hanya 7 liter kapasitas dan airnya kurang bagus,” jelas Direktur Umum Perumda Tirta Manggar, Nour Hidayah.
Wilayah Prapatan merupakan daerah potensi yang memiliki sumber air yang cukup. Karena itu kata wanita yang akrab disapa Nunu ini, pihaknya akan segera merealisasikan pembangunan. Mengingat wilayah di Prapatan memiliki kondisi berbeda dengan wilayah lainya.
“Kalau lahannya ada belum tentu ada airnya. Jadi tetap harus distudy geolistrik dulu nanti dilihat potensinya. Jadi tidak smeua tanah yang dibor ada airnya. Kita baru studi geolistriknya,” sambungnya.
Sedangkan biaya yang dibutuhkan, tambah Nunun, untuk membangun satu sumur dalam mencapai Rp 2 miliar. Itu pun belum termasuk biaya untuk pembebasan lahan. “Konstruksinya antara Rp 850 juta hingga Rp 2 miliar. Kita ini bukan sumur dangkal tapi sumur dalam. Itu diluar tanahnya ya,” tutupnya. (man)
