Disdikbud Proses DED Sekolah Terpadu Grand City
Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tengah menyiapkan pembangunan sekolah terpadu di kawasan Grand City. Proyek ini menjadi langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan di wilayah pengembangan kota yang terus tumbuh pesat.
Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik menjelaskan proyek pembangunan sekolah terpadu tersebut saat ini masih berada pada tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED). Jika tidak ada hambatan, ia memastikan, tahapan teknis ini akan menjadi dasar pelaksanaan fisik pada tahun 2026.
“Sekarang kami fokus menyelesaikan DED-nya terlebih dahulu. Target kami, pembangunan fisik bisa dimulai pada 2026 dan selesai pada tahun yang sama,” ujarnya, Jumat (31/10).
Irfan mengatakan pembangunan sekolah terpadu di kawasan Grand City menjadi kebutuhan mendesak seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan perumahan baru di wilayah tersebut. Di mana keberadaan sekolah baru akan mempermudah akses pendidikan bagi warga yang bermukim di kawasan utara kota.
“Grand City termasuk kawasan pengembangan dengan jumlah penduduk yang terus meningkat. Karena itu, kami perlu menghadirkan fasilitas pendidikan yang representatif agar anak-anak tidak perlu menempuh jarak jauh ke sekolah,” jelasnya.
Menurut Irfan sekolah terpadu yang akan dibangun mencakup jenjang pendidikan dasar hingga menengah pertama dalam satu kompleks. Melalui konsep ini, siswa dapat menempuh pendidikan berjenjang tanpa harus berpindah lokasi.
Selain itu, Disdikbud juga memastikan desain sekolah mengedepankan aspek ramah lingkungan dan mendukung kegiatan belajar modern. Ruang belajar, laboratorium, dan sarana olahraga akan dirancang menyesuaikan kebutuhan pendidikan masa depan.
“Kami merancang sekolah terpadu dengan fasilitas lengkap mulai dari SD hingga SMP. Konsep ini memudahkan siswa dan efisien dalam pemanfaatan lahan. Tidak hanya bangunannya yang modern, tapi juga lingkungannya yang mendukung proses belajar,” tuturnya lagi.
Irfan menambahkan, pembangunan sekolah terpadu di Grand City akan menjadi bagian dari rencana jangka menengah daerah dalam pemerataan akses pendidikan. Disdikbud menargetkan, setelah proyek ini rampung, kawasan lain dengan potensi pertumbuhan penduduk tinggi juga akan mendapatkan fasilitas serupa. (ibn)
