DP3 Sebut Puluhan Penjual Hewan Kurban Belum Berizin
Balikpapan – Sepekan menjelang Idul Adha, Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan menyebut ada puluhan lokasi penjualan hewan kurban tanpa izin. Data dari pemerintah tercatat baru sebanyak 24 titik telah mengajukan izin kesehatan.
Kepala DP3 Kota Balikpapan, Heria Prisni mengatakan hasil pemantauan di lapangan ada sekitar 66 titik penjualan hewan kurban. Sesuai aturan yang berlaku maka pihak penjual wajib mengurus izin di kelurahan sehingga hewan-hewan yang diperjualbelikan akan mendapat stiker kesehatan.
“Tapi faktanya hanya 24 yang mengajukan izin kesehatan. Kami inginnya semua berizin. Agar bisa memastikan keamanan hewan kurban di tengah ancaman penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK),” ujarnya, Selaa (05/07).
Pada dasarnya, lanjut Heria, tidak ada pembatasan dalam pendistribusian hewan kurban. Pihaknya hanya memastikan bahwa hewan kurban yang diperjualbelikan harus memiliki surat dari Balai Karantina ketika tiba di Kota Balikpapan.
Sedangkan untuk lokasi berjualan, pedagang hewan kurban diminta untuk segera mengurus izin ke kelurahan setempat.
“Kalau bicara pembatasan kita tidak ada, yang kita inginkan hanya harus ada surat karantina sampai di sini. Kemudian untuk pedagang sapi tersebut sudah ada izin dari kelurahan untuk lokasi berdagang. Kami sebenarnya sudah turun ke lapangan untuk memeriksa hewan-hewan yang diperjualbelikan untuk memastikan bahwa tidak ada hewan yang terpapar PMK. Jadi kita aman,” tuturnya lagi.
Terkait penertiban untuk lokasi izin penjual hewan kurban, pihaknya menurut Heria menyerahkan kepada pihak kelurahan untuk melakukan penertiban. Sebab data yang ada menunjukkan terdapat sebanyak 1.997 hewan sapi kurban di 66 titik penjualan. Kemudian yang ada di petani ada 1.600 ekor lebih sapi, jadi totalnya ada 3.600 hewan kurban. Sedangkan kebutuhan hewan kurban itu sekitar 3.200.
“Untuk stok kita pastikan aman. Tinggal kami harus memastikan hewannya, dari faktor kesehatan yang menyebutkan bahwa hewan itu sehat dan layak untuk dijual,” tambahnya. (man)
