DPRD Balikpapan Tekankan Keseriusan Penataan Pasar Pandansari
Balikpapan – DPRD Kota Balikpapan menegaskan keberhasilan penataan Pasar Pandansari sangat bergantung pada komitmen perangkat daerah dalam menjalankan program secara serius dan terarah. DPRD menilai persoalan penataan pasar tidak akan sulit diselesaikan jika pemerintah benar-benar menjadikannya sebagai prioritas pembangunan.
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Taufik Qul Rahman, mengatakan pemerintah daerah sebenarnya memiliki peluang besar untuk memperbaiki kondisi Pasar Pandansari. Namun, realisasi program dinilai belum maksimal karena belum adanya fokus yang kuat dalam penanganan kawasan pasar tersebut.
“Kalau memang mau diperbaiki dan diprioritaskan, tidak ada yang sulit. Tinggal bagaimana fokus penataannya,” ujarnya, Senin (11/05).
Taufik menjelaskan, Pasar Pandansari selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi terbesar di Kota Balikpapan. Ribuan pedagang dan masyarakat menggantungkan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut setiap hari. Karena itu, penataan pasar dinilai harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Menurut Taufik, berbagai pembahasan dan rencana penataan sebenarnya sudah cukup sering dilakukan. Namun hingga saat ini, DPRD belum melihat perubahan signifikan di lapangan. Kondisi pasar masih menghadapi berbagai persoalan, mulai dari tata kelola kawasan, penataan pedagang, hingga fasilitas pendukung yang dinilai belum optimal.
Ia menilai pemerintah daerah perlu menentukan arah penataan yang jelas dan konsisten agar program yang dirancang tidak berhenti sebatas kajian atau perencanaan. DPRD ingin melihat langkah konkret yang dapat dirasakan langsung oleh pedagang maupun masyarakat.
“Yang dibutuhkan sekarang bukan lagi wacana panjang. Masyarakat ingin melihat hasil nyata dari penataan pasar,” jelasnya.
DPRD Kota Balikpapan juga menilai penataan Pasar Pandansari tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut kenyamanan, keamanan, dan pengelolaan kawasan pasar secara menyeluruh. Penataan yang baik dinilai dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib.
Taufik juga menekankan pentingnya pelibatan pedagang dalam proses penataan. DPRD menilai masukan dari pedagang penting agar kebijakan yang diambil sesuai dengan kondisi di lapangan dan tidak menimbulkan persoalan baru.
“Pedagang harus menjadi bagian dari proses penataan. Pemerintah perlu mendengar apa yang menjadi kebutuhan mereka,” tambahnya. (san)
