RDMP Balikpapan Masuki Uji Operasi RFCC

BALIKPAPAN – Proses komisioning dan uji operasi proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan terus berlangsung. PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) memastikan seluruh tahapan proyek strategis nasional tersebut dilaksanakan sesuai prosedur dengan pengawasan ketat.

Saat ini, salah satu unit yang memasuki tahapan uji operasi adalah Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC). Unit tersebut berfungsi mengolah residu menjadi produk-produk bernilai tinggi dan kini masih dalam tahap uji operasi serta pemasukan bahan baku (cut in feed/CIF).

Vice President Legal & Relation PT Kilang Pertamina Balikpapan, Asep Sulaeman, mengatakan proses komisioning dilakukan setelah pembangunan fisik unit dan infrastruktur pada tahap konstruksi rampung.

Tahapan tersebut diawali dengan pengecekan jalur perpipaan, pengujian peralatan (solo run), serta kalibrasi instrumen untuk memastikan setiap sistem dalam kondisi siap dioperasikan.

Selanjutnya, masing-masing unit dioperasikan secara bertahap (startup) sesuai karakteristik dan persyaratan teknisnya. Proses tersebut dilakukan hingga seluruh sistem dapat berfungsi secara terintegrasi dan menghasilkan produk sesuai parameter yang telah ditetapkan.

Asep mengatakan, selama proses startup dan uji operasi, masyarakat di sekitar kilang kemungkinan melihat atau mendengar aktivitas yang berbeda dari kondisi normal.

“Pada proses startup dan uji operasi, masyarakat mungkin melihat nyala api flare yang lebih besar dibandingkan kondisi normal. Pada waktu tertentu, suara dari area kilang juga dapat meningkat. Kondisi tersebut dapat terjadi sementara selama proses pengoperasian dan stabilisasi unit,” ujar Asep, Senin (24/8/2026).

Selain nyala flare dan peningkatan suara, masyarakat juga dapat melihat kepulan berwarna putih dari area unit. Menurut Asep, kepulan tersebut terutama berasal dari uap air (steam) yang dihasilkan dalam proses operasi.

KPB memastikan pemantauan terhadap kondisi operasi dan lingkungan terus dilakukan selama seluruh tahapan komisioning dan uji operasi berlangsung. Tim terkait juga disiagakan untuk memastikan kegiatan berjalan aman serta tetap berada dalam batas operasi yang telah ditetapkan.

“Kami memahami aktivitas ini dapat menarik perhatian masyarakat. Karena itu, kami terus melakukan pemantauan dan menyampaikan informasi agar masyarakat mengetahui proses yang sedang berlangsung di kilang,” katanya.

Sebelum pelaksanaan di lapangan, rencana dan tahapan komisioning telah disosialisasikan kepada masyarakat di sembilan kelurahan yang berada di empat kecamatan. Sosialisasi dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi mengenai rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama proses uji operasi.

KPB mengimbau masyarakat tetap tenang apabila melihat maupun mendengar peningkatan aktivitas dari area kilang selama rangkaian komisioning dan uji operasi berlangsung.

Pemerintah Kota Balikpapan bersama KPB juga akan terus bersinergi menjaga keterbukaan informasi kepada masyarakat. Selain itu, laporan dari masyarakat akan ditindaklanjuti apabila terdapat perubahan kondisi tertentu selama proses pengoperasian kilang.

Dengan pengawasan dan pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan, KPB memastikan tahapan komisioning RDMP Balikpapan dapat berjalan sesuai prosedur, aman, dan memenuhi persyaratan teknis sebelum kilang beroperasi secara penuh.