DPRD Pantau Stok BBM Balikpapan

Balikpapan – DPRD Kota Balikpapan memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di kota minyak tetap stabil. Dewan terus memantau pergerakan stok energi ini menjelang perayaan Idul Fitri. Langkah ini bertujuan memberi rasa tenang kepada seluruh lapisan masyarakat.

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah mengatakan pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan pemangku kebijakan di tingkat pusat. Hasilnya, laporan ketersediaan bahan bakar menunjukkan angka yang sangat mencukupi. Pemerintah pusat menjamin distribusi BBM berjalan lancar ke seluruh daerah. Termasuk di Balikpapan.

Pasokan ini, lanjutnya, masih sanggup memenuhi lonjakan kebutuhan warga selama masa mudik dan arus balik. Keyakinan ini muncul setelah tim teknis mengevaluasi cadangan energi nasional secara berkala.

“Kami terus menjalin komunikasi dengan pihak terkait di pusat dan regional. Stok BBM kita sangat mencukupi hingga lebaran nanti. Jadi antrean yang terjadi belum berarti itu stok BBM langka,” ujarnya, Selasa (10/03).

Fauzi meminta masyarakat tidak perlu merasa khawatir akan kekurangan bahan bakar. Koordinasi yang kuat antara legislatif, Pertamina dan pemerintah pusat menjadi kunci utama stabilitas ini. Dewan berkomitmen menjaga arus distribusi tetap tepat sasaran di setiap SPBU.

Oleh karena itu, Fauzi mengimbau warga agar tetap tenang dalam mengonsumsi BBM. Ia meminta masyarakat membeli bahan bakar sesuai kebutuhan harian saja. Aksi borong atau panic buying justru akan mengganggu ritme distribusi yang sudah tertata.

“Masyarakat tidak perlu panik. Jangan membeli BBM secara berlebihan yang bisa memicu antrean tambah panjang. Itu yang justru bikin BBM jadi langka. Semua pihak harus menahan diri dan membeli sesuai kebutuhan saja,” jelasnya.

Menurut Fauzi, perilaku konsumsi yang bijak sangat membantu menjaga kelancaran lalu lintas di area pengisian bahan bakar. Kerja sama warga menjadi faktor penting dalam menyukseskan momen lebaran yang nyaman. DPRD Balikpapan akan terus mengawal ketersediaan ini di lapangan setiap hari.

“Kami terus memantau sejumlah titik SPBU. Kami berusaha mencegah ada oknum yang bermain di tengah tingginya permintaan. Fokus utama saat ini kan mengamankan arus mudik dan stok BBM,” tutupnya. (man)