Event Olahraga di Balikpapan Didorong Terintegrasi dengan UMKM

Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) mendorong agar berbagai kegiatan olahraga yang digelar di kota ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kesehatan masyarakat, tetapi juga terintegrasi dengan pengembangan ekonomi lokal, khususnya melalui pelibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kepala Disporapar Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menilai tren meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga menunjukkan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat. Fenomena tersebut juga menjadi peluang untuk memperkuat pembinaan atlet daerah sekaligus memperluas dampak kegiatan olahraga bagi masyarakat.
“Antusiasme masyarakat dalam berbagai event olahraga sangat baik. Ini menunjukkan bahwa budaya hidup sehat di Balikpapan terus berkembang,” ujar Ratih Kusuma, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, berbagai event olahraga yang digelar selama ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi dan kebugaran, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pembinaan serta evaluasi bagi para atlet.
Ia menuturkan, sejumlah atlet Balikpapan mampu menunjukkan performa yang kompetitif sejak awal perlombaan. Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa proses pembinaan atlet yang dilakukan selama ini mulai memperlihatkan hasil positif.
“Kita melihat beberapa atlet Balikpapan sudah berada di barisan depan sejak start. Ini menjadi tanda bahwa pembinaan yang dilakukan mulai menunjukkan perkembangan,” katanya.
Ratih menambahkan, setiap event olahraga seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana untuk mengukur perkembangan kemampuan atlet. Evaluasi diperlukan agar peningkatan prestasi dapat terus dipantau secara berkelanjutan.
“Kami berharap setiap event yang diikuti para atlet dapat menunjukkan peningkatan, baik dari segi catatan waktu, hasil perlombaan, maupun performa secara keseluruhan,” jelasnya.
Selain itu, Disporapar juga mendorong agar penyelenggaraan event olahraga di Balikpapan ke depan dikemas sebagai agenda kota yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari komunitas olahraga, penyelenggara event, hingga sektor swasta.
Pemerintah kota, lanjut Ratih, membuka ruang kolaborasi yang luas bagi berbagai pihak yang ingin mengembangkan kegiatan olahraga di Balikpapan.
“Kami siap mendukung dari sisi publikasi, baik melalui videotron maupun kanal media Disporapar. Kami juga terbuka untuk berdiskusi dengan para penyelenggara agar event dapat berjalan lebih baik,” ujarnya.
Salah satu pengembangan yang menjadi perhatian ke depan adalah pelibatan UMKM dalam setiap kegiatan olahraga. Menurut Ratih, event olahraga memiliki potensi besar sebagai ruang promosi bagi produk-produk lokal sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
“Memang pada kegiatan kali ini UMKM belum dilibatkan, tetapi ini menjadi evaluasi bagi kami. Ke depan kami berharap UMKM binaan pemerintah kota, khususnya melalui Dinas UMKM, bisa ikut berpartisipasi,” ungkapnya.
Melalui konsep kolaborasi lintas sektor tersebut, Disporapar berharap penyelenggaraan event olahraga di Balikpapan tidak hanya mendorong gaya hidup sehat dan peningkatan prestasi atlet, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat. (***/Adv Diskominfo Balikpapan)