Indonesia Dorong Kerjasama Kesehatan Bersama OKI

Jakarta- Menteri Kesehatan, Nila Moeloek, telah mendorong negara-negara OKI (Organisasi Kerjasama Islam) untuk lebih memperkuat kerjasama kesehatan di antara negara-negara OKI, khususnya dalam implementasi Program Aksi Strategis Kesehatan OKI (Strategic Health Programme of Action/SHPA) 2014-2023 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) 2030.

Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan RI pada kesempatan menghadiri Konferensi Tingkat Menteri Kesehatan (KTM) Negara OKI ke-6 yang berlangsung tanggal 6-7 Desember 2017 di Jeddah, Arab Saudi.

Nila menjelaskan bahwa Indonesia telah melaksanakan pembangunan Indonesia Sehat mencakup Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), penguatan puskesmas dan sistem rujukan, pendekatan keluarga, Jaminan Kesehatan Nasional, Nusantara Sehat dan Wajib Kerja Dokter Spesialis.

”Indonesia siap berbagi pengalaman terbaik dalam keberhasilan Pembangunan Indonesia Sehat untuk mendorong implementasi SHPA dan SDGs di Negara-negara anggota OKI”, kata Nila.

Lebih lanjut Nila menambahkan berbagai upaya pembangunan kesehatan di Indonesia sejalan dengan SHPA OKI, antara lain implementasi International Health Regulation (2005) dan pelaksanaan Joint External Evaluation, program kesehatan ibu dan anak serta gizi, upaya menuju kemandirian farmasi dan alat kesehatan serta kesiapan Indonesia menjadi Centre of Excellence on Vaccines and Biotechnology Products OKI, penyelenggaraan Istithaah kesehatan haji, kesiapan menghadapi ancaman kesehatan global dan penanganan krisis kesehatan.

untuk diketahui, KTM OKI ke-6 dihadiri oleh para Menteri Kesehatan dari 57 negara anggota OKI membahas tema Health in All Policies (HiAP) akan menghasilkan 5 resolusi dan Deklarasi yang akan diadopsi bersama pada akhir pertemuan tanggal 7 Desember 2017. Dalam kesempatan Konferensi tersebut, Indonesia juga menampilkan beberapa praktek terbaik Pembangunan Indonesia Sehat dalam pameran yang diselenggarakan, serta terkait pelayanan kesehatan haji dan industri farmasi Indonesia. (depkes.go.id/zak)