Kesbangpol Buka Konsultasi Laporan Dana Parpol
Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengambil langkah proaktif untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana bantuan partai politik. Dalam waktu dekat, lembaga ini akan membuka sesi konsultasi teknis pelaporan guna membantu partai politik menyusun laporan pertanggungjawaban sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Kesbangpol Kota Balikpapan, Sutadi, mengatakan pihaknya tidak hanya berperan sebagai penyalur dana. Tetapi juga sebagai mitra strategis bagi partai dalam membangun tata kelola keuangan yang baik. Ia mengingatkan bantuan keuangan kepada partai politik memiliki dimensi yang lebih luas dari pada sekadar distribusi anggaran.
“Kami tidak ingin hanya menyalurkan dana. Tujuan utama dari bantuan ini adalah memperkuat peran partai politik dalam mendidik masyarakat dan menjaga kualitas demokrasi di tingkat lokal,” ujarnya, Selasa (15/07).
Pihak Kesbangpol, lanjut Sutadi, akan membuka layanan konsultasi dan pendampingan teknis secara berkala. Dengan pendekatan ini, Kesbangpol berharap setiap partai mampu menyusun laporan pertanggungjawaban yang tidak hanya akurat dan tepat waktu. Namun juga mencerminkan prinsip-prinsip transparansi.
“Kalau ada partai yang masih kesulitan, kami siap dampingi sampai tuntas. Jangan sampai hanya karena kendala teknis, mereka terlambat melaporkan dan akhirnya berdampak pada pencairan dana di periode berikutnya,” jelasnya.
Menurut Sutadi tantangan terbesar dalam pelaporan dana bantuan parpol terletak pada pemahaman administrasi dan teknis pelaporan. Banyak partai, terutama yang tergolong baru, belum memahami secara menyeluruh jenis dokumen yang sah atau prosedur pelaporan yang sesuai standar audit. Apalagi pihak audit berasal dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Karena itu, sesi konsultasi ini penting. Kami akan hadirkan tim teknis yang bisa memberikan bimbingan langsung. Jadi tidak hanya teori, tetapi langsung praktik. Agar dana bantuan dari pemerintah bisa bermanfaat sesuai aturan,” tuturnya lagi.
Untuk itu, tambah Sutadi, Kesbangpol juga mendorong setiap partai untuk aktif mengikuti sesi ini. Ia menilai, semakin baik pemahaman parpol terhadap pelaporan, semakin besar pula kepercayaan publik terhadap institusi politik di daerah. sembari berharap peningkatan kualitas laporan dapat menjadi dasar untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan dana bantuan.
“Keuangan partai menyangkut kepercayaan publik. Kalau partai bisa menunjukkan laporan yang rapi dan transparan, masyarakat pun lebih yakin dengan komitmen politik mereka,” tambahnya. (man)
