Pemkot Apresiasi Kepatuhan Pajak Warga

Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang semakin patuh dalam melaksanakan kewajiban pajak daerah. Tren kepatuhan yang meningkat dari tahun ke tahun menunjukkan adanya perubahan positif dalam kesadaran warga terhadap pentingnya pajak untuk pembangunan kota.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Balikpapan, Idham mengungkapkan peningkatan kepatuhan tersebut menjadi bukti kesadaran masyarakat. Khususnya untuk memahami fungsi strategis pajak dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan layanan publik.

“Kami melihat warga Balikpapan semakin proaktif melunasi kewajiban pajaknya. Itu bisa kita lihat dalam pergerakan data tahunan wajib pajak. Peningkatan ini menjadi indikator positif bagi kemandirian fiskal daerah,” ujarnya, Kamis (13/11).

Menurut Idham, keterlambatan pembayaran yang masih terjadi di sebagian kecil wajib pajak bukan karena penolakan. Melainkan disebabkan faktor kelupaan, kesibukan atau keterbatasan waktu. BPPDRD pun terus berupaya mengantisipasi hal itu dengan menyediakan layanan pembayaran pajak yang lebih cepat dan mudah melalui berbagai kanal digital.

“Keterlambatan biasanya bukan karena warga tidak mau bayar, tapi karena lupa atau belum sempat. Karena itu kami hadirkan layanan yang bisa diakses di mana saja dan kapan saja. Warga tinggal akses saja dari telepon seluler mereka,” jelasnya.

BPPDRD, lanjut Idham, menilai tren positif ini tidak hanya memperkuat stabilitas pendapatan daerah. Tetapi juga mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah kota yang terus berupaya transparan dalam pengelolaan pajak. Adanya peningkatan kesadaran masyarakat membuat pemerintah semakin optimistis mampu mencapai target pendapatan tahun ini.

“Kesadaran membayar pajak adalah bentuk partisipasi nyata masyarakat dalam pembangunan. Uang pajak yang dibayarkan akan kembali ke warga dalam bentuk jalan, fasilitas umum, pendidikan dan kesehatan,” tuturnya lagi.

Idham menambahkan, Pemkot Balikpapan akan terus mendorong budaya patuh pajak melalui program edukasi dan sosialisasi di tingkat kelurahan, sekolah, hingga komunitas masyarakat. Pemerintah ingin menjadikan kepatuhan pajak sebagai bagian dari gerakan kolektif warga menuju Balikpapan yang maju, mandiri dan berdaya saing.

“Kami berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pajak daerah agar masyarakat semakin yakin bahwa pajak mereka digunakan untuk kepentingan bersama,” tambahnya. (man)