Pemkot Siap Gelar Fun Taxtik Run 2025

Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan menyiapkan ajang olahraga dan edukasi pajak bertajuk Fun Taxtik Run 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu inovasi pemerintah untuk mengajak masyarakat hidup sehat sekaligus membangun kesadaran pentingnya membayar pajak daerah.

Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan, Idham menyebutkan kegiatan ini akan digelar pada 6 Desember 2025 dan menargetkan sekitar 600 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

“Fun Taxtik Run bukan sekadar ajang lari santai, tapi juga momentum untuk mengingatkan masyarakat bahwa pajak berperan besar dalam pembangunan daerah,” ujarnya, Kamis (13/11).

Idham mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada wajib pajak yang taat sekaligus wadah sosialisasi kreatif agar masyarakat memahami manfaat pajak secara langsung. Ia menilai pendekatan yang menyenangkan seperti olahraga massal lebih efektif menarik perhatian publik dibanding metode sosialisasi konvensional.

“Kami ingin mengubah citra pajak dari sesuatu yang rumit menjadi hal yang dekat dan menyenangkan. Pajak itu untuk kepentingan bersama dan lewat kegiatan seperti ini masyarakat bisa merasakan semangat kolaborasi membangun kota,” jelasnya.

Menurut Idham, rute Fun Taxtik Run 2025 akan melintasi beberapa kawasan strategis kota minyak dengan jarak tempuh sekitar 5 kilometer. Selain lomba lari, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik, stan layanan pajak serta edukasi interaktif tentang pengelolaan pajak daerah.

“Kami menyiapkan pos informasi pajak di area finish agar peserta bisa mendapatkan konsultasi langsung. Termasuk cara pembayaran pajak melalui kanal digital,” tuturnya lagi.

Kegiatan ini, lanjut Idham, juga menjadi bagian dari kampanye “Pajak Taat, Balikpapan Hebat” yang tengah digencarkan Pemkot. Di mana dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, pemerintah daerah berharap penerimaan pajak daerah dapat tumbuh lebih optimal.

“Setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat kembali ke mereka dalam bentuk pembangunan. Mulai dari jalan, drainase, fasilitas kesehatan, hingga pendidikan. Jadi semakin banyak yang taat pajak, semakin cepat Balikpapan maju,” katanya.

Idham berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan. Selain menumbuhkan budaya taat pajak, kegiatan ini juga memperkuat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat. “Kami ingin masyarakat merasa memiliki kota ini. Karena membayar pajak adalah bentuk partisipasi nyata dalam pembangunan,” pungkasnya. (man)