Pemkot Balikpapan Tandatangani Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik
Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan resmi menandatangani kerja sama program pengelolaan sampah menjadi energi listrik melalui skema Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Program ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus mendukung kebutuhan energi ramah lingkungan.Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyampaikan bahwa penandatanganan kerja sama dilakukan bersama sejumlah pihak dalam kawasan Balikpapan Raya dan Samarinda Raya. Program tersebut dikenal sebagai Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).“Program ini merupakan upaya pengelolaan sampah menjadi energi listrik. Kerja sama telah ditandatangani untuk kawasan Balikpapan Raya dan Samarinda Raya,” ujarnya, Senin (13/4/2026).Ia menjelaskan, wilayah Balikpapan Raya mencakup Kota Balikpapan, kawasan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), serta sebagian wilayah Samboja dan Muara Jawa. Namun demikian, kapasitas pengolahan untuk kawasan tersebut saat ini disesuaikan menjadi di bawah 1.000 ton sampah per hari.Menurut Bagus, Pemerintah Kota Balikpapan memiliki peran dalam penyediaan lahan serta pengelolaan sampah mulai dari sumber rumah tangga hingga ke tempat pembuangan akhir (TPA). Sementara itu, pembangunan dan operasional fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik akan dilaksanakan oleh pihak pelaksana proyek yang ditunjuk.“Pada tahap awal, kami menyiapkan lahan. Selanjutnya pihak pelaksana akan menyusun detail engineering design (DED), termasuk survei dan perencanaan teknis,” jelasnya.Lebih lanjut, proyek ini akan melibatkan pihak ketiga yang bertanggung jawab terhadap pembangunan dan pengoperasian fasilitas PLTSa. Pemerintah berharap proses perencanaan dapat segera diselesaikan sehingga implementasi proyek dapat berjalan sesuai target.Program pengolahan sampah menjadi energi listrik ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam penanganan sampah di Kota Balikpapan. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mendukung penyediaan energi yang lebih berkelanjutan, khususnya di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara.Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi dalam pengelolaan lingkungan, sekaligus memperkuat peran daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat regional. (ADV Diskominfo Balikpapan)
