Pemkot Balikpapan Tekankan Pembangunan Fisik dan Akhlak Harus Seimbang
Balikpapan — Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan bahwa pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan pembangunan akhlak dan spiritual masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, saat kegiatan Safari Ramadan yang dirangkai dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Agung At-Taqwa, Minggu (1/3/2026).
Dalam sambutannya, Rahmad mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan kualitas diri dan memperkuat keimanan.
“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga Ramadan ini membawa keberkahan dan kebaikan bagi kita semua,” ujarnya di hadapan jemaah.
Ia menegaskan, pembangunan kota tidak semata berorientasi pada infrastruktur. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan harus ditopang oleh karakter dan akhlak masyarakat yang kuat.
“Pembangunan tidak hanya soal jalan, gedung, dan fasilitas umum. Yang paling utama adalah pembangunan karakter dan akhlak masyarakatnya,” katanya.
Rahmad juga mengingatkan bahwa umat Islam telah memasuki 10 hari kedua Ramadan yang dikenal sebagai fase magfirah atau ampunan. Momentum tersebut, lanjutnya, perlu dimanfaatkan untuk memperbanyak istigfar, melakukan muhasabah, serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.
“Jangan sampai Ramadan berlalu tanpa perubahan dalam diri kita,” tegasnya.
Ia turut menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat peradaban dan pembinaan umat. Dari masjid, kata dia, nilai kejujuran, disiplin, toleransi, dan kebersamaan ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Karena itu, mari kita makmurkan masjid tidak hanya pada bulan Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Selain itu, Pemerintah Kota Balikpapan mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan lingkungan selama Ramadan. Orang tua juga diharapkan membimbing anak-anak agar mengisi waktu dengan kegiatan positif yang membentuk akhlak mulia.
Melalui keseimbangan pembangunan fisik dan spiritual tersebut, Pemkot Balikpapan berharap dapat mewujudkan kota yang maju secara infrastruktur sekaligus kuat dalam nilai keimanan, menuju Balikpapan sebagai kota global yang nyaman dalam bingkai Madinatul Iman.
(Man)
