Pemkot Siap Kolaborasi Program Nasional

Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan optimistis berbagai program strategis nasional akan memberikan dampak positif terhadap penguatan ekonomi daerah. Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menilai kolaborasi dengan pemerintah pusat menjadi kunci dalam mempercepat pemberdayaan koperasi dan pelaku UMKM lokal. Agar mampu berdaya saing dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian kota.

Rahmad menyampaikan, program pusat yang diarahkan ke daerah bukan hanya bentuk dukungan fiskal. Tapi juga wujud komitmen pemerintah dalam membangun fondasi ekonomi rakyat yang kokoh. Ia menyebut, keberadaan program seperti pemberdayaan koperasi, pelatihan wirausaha hingga bantuan permodalan dapat menjadi stimulan kuat bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

“Kami percaya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah akan mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan. Karena itu, kami terus berkoordinasi dengan kementerian terkait agar setiap kebijakan bisa berjalan efektif di lapangan,” ujarnya, Rabu (12/11).

Pemkot Balikpapan, lanjut Rahmad, juga terus menyiapkan kebijakan pendukung agar program nasional dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan daerah. Langkah ini dinilai penting agar implementasi kebijakan tidak berhenti pada tataran administratif. Namun benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha kecil.

“Kita tidak ingin program hanya sebatas formalitas. Yang terpenting adalah hasil konkret di lapangan. Kami ingin pelaku UMKM dan koperasi yang menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Itu yang jadi penopang pertumbuhan ekonomi kita,” jelasnya.

Menurut Rahmad, pihaknya turut memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program lintas kementerian. Salah satunya dengan mendukung pelatihan digitalisasi usaha dan fasilitasi akses pasar bagi produk lokal. Hal ini menjadi upaya pemerintah dalam memastikan pelaku usaha kecil dapat menembus pasar yang lebih luas dan meningkatkan nilai tambah produk mereka.

“Program pusat seperti pelatihan wirausaha dan bantuan peralatan produksi sangat dirasakan manfaatnya. Pemerintah daerah tinggal memperkuat pendampingan agar hasilnya lebih maksimal,” tuturnya lagi.

Rahmad menambahkan, arah pembangunan ekonomi Balikpapan ke depan akan tetap berfokus pada penguatan sektor produktif rakyat. Terutama UMKM, koperasi dan ekonomi kreatif. Ia menginginkan seluruh kebijakan ekonomi daerah tetap berpihak pada masyarakat kecil sebagai upaya mewujudkan pemerataan kesejahteraan.

“Balikpapan tidak hanya menjadi kota industri dan jasa, tapi juga kota dengan ekonomi rakyat yang kuat. Kami ingin semua warga merasakan manfaat pembangunan secara nyata,” pungkasnya. (man)