PLN Normalkan Pasokan Listrik di Kaltara

Balikpapan – PLN telah menormalkan kembali pasokan listrik untuk Tanjung Selor dan sekitarnya. Rabu dini hari (17/04) sekitar pukul 00.20 WITA, seluruh mesin pembangkit tambahan untuk memulihkan sistem kelistrikan disana telah beroperasi.

Djoko Dwijatno selaku General Manager PLN UIW Kaltimra mengatakan bahwa dengan sinkronnya pembangkit tersebut, sistem kelistrikan Tanjung Selor telah normal, tepatnya sebelum pelaksanaan pesta demokrasi tahun 2019.

“Berkat upaya keras tim lapangan, kami telah berhasil menormalkan pasokan yang sempat hilang pasca adanya pemeliharaan pada salah satu pembangkit yang menyuplai sistem di Tanjung Selor. Dengan telah normalnya sistem kelistrikan, kami berharap pelaksanaan pemilu di Tanjung Selor berjalan dengan lancar dan aktivitas masyarakat tidak terganggu”, jelas Djoko.

Bersamaan dengan telah sinkronnya seluruh pembangkit tambahan dengan total kapasitas sebesar 3.2 MW, kini sistem kelistrikan Tanjung Selor kembali berjalan dengan daya mampu 11.5 MW dengan beban puncak masyarakat umum berkisar 11.2 MW

“Sehingga kami sampaikan bahwa tidak ada lagi pemadaman bergilir”, tandas Djoko.

Senada dengan tanggapan yang disampaikan salah satu masyarakat dan sekaligus pengelola usaha cafe & resto cendana di jl.duku, mengucapkan “Terimakasih kepada PLN dalam 2 (dua) hari ini sudah tidak mati-mati lagi, dan berharap di kemudian hari tetap menyala terus agar bisnis saya lancar”, ujarnya.

Di lain pihak, Ibu Lili Suryani sebagai Ketua KPU Bulungan mewakili pemerintah setempat juga menyampaikan terimakasih kepada PLN yang telah mensupport kegiatan pemerintah khususnya dalam kegiatan pilpres dari pemungutan suara hingga perhitungan yang berjalan sampai malam hari dan berharap PLN selalu diberikan kemudahan untuk melayani masyarakat.

Sebelumnya, untuk menormalkan pasokan listrik Tanjung Selor pasca pemeliharaan pada PLTU SAS yang mengakibatkan hilangnya daya hingga 3 MW, PLN telah melakukan penambahan mesin pembangkit berdaya diesel dengan total 5 mesin pembangkit, dengan kapasitas total 3.2 MW. Usaha yang dilakukan guna mempercepat recovery daya yang hilang, PLN pun mengirimkan sejumlah pembangkit dari Tanah Grogot dan Long Ikis, Kalimantan Timur, untuk memberikan suplai tambahan.

“Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, kami akan berupaya maksimal untuk menormalkan pasokan listrik Tanjung Selor sebelum pelaksanaan Pemilu, dan Alhamdulilah target tersebut telah terlaksana. Kami harap masyarakat kembali merasa nyaman dengan kembali tercukupinya kebutuhan listrik sehari-hari”, tutupnya. Hms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *