Reformasi Perusda Jadi Langkah Pemkot Balikpapan Genjot Kemandirian Fiskal

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melakukan langkah tegas dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah. Salah satunya melalui pembenahan besar-besaran pada tubuh perusahaan daerah (Perusda) yang selama ini dinilai belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, reformasi ini dilakukan agar pengelolaan aset dan bisnis milik daerah lebih profesional dan berorientasi hasil. “Kami sudah lakukan restrukturisasi manajemen, memangkas jajaran direksi, dan menempatkan figur berintegritas tinggi agar Perusda benar-benar bisa menghasilkan,” ujarnya, Selasa (8/10/2025).

Rahmad menyebut, sejumlah Perusda kini mulai menunjukkan perubahan arah dengan menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah lain. Beberapa di antaranya telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperluas potensi pendapatan.
“Harapannya, Perusda bisa menjadi motor ekonomi daerah dan tidak hanya bergantung pada dana APBD,” jelasnya.

Selain memperkuat struktur, Pemkot juga menekankan pentingnya tata kelola bisnis yang transparan dan efisien. Rahmad menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja direksi Perusda. “Kami ingin setiap Perusda punya target yang jelas, bisa memberikan hasil nyata bagi daerah,” tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan reformasi ini sangat bergantung pada profesionalisme pengelola. “Selama ini ada aset daerah yang tidak termanfaatkan maksimal. Itu yang sedang kami benahi agar bisa menjadi sumber PAD baru,” pungkasnya. (Man)