TP-PKK Karang Rejo Kembangkan Kreativitas Anak Lewat Pelatihan Tari Kontemporer
Balikpapan – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kelurahan Karang Rejo terus berupaya mendorong kreativitas generasi muda melalui kegiatan seni. Salah satu langkahnya diwujudkan dalam pelatihan tari tradisional kontemporer yang digelar khusus bagi anggota Forum Anak Kelurahan Karang Rejo.
Ketua TP-PKK Karang Rejo, Renny Amelinda, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan sumber daya manusia (SDM) anak-anak di wilayahnya. Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya bertujuan mengasah bakat seni tari, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal dengan sentuhan kontemporer.
“Pelatihan ini kami adakan selama tiga hari untuk meningkatkan keterampilan teknis, ekspresi kreatif, dan rasa cinta terhadap warisan budaya nusantara. Ini menjadi sarana positif bagi anak-anak untuk menyalurkan energi dan bakat mereka,” ujar Renny.
Ia menambahkan, kegiatan ini dirancang sebagai program berkelanjutan. Anak-anak yang telah mengikuti pelatihan nantinya akan diberi kesempatan tampil dalam berbagai kegiatan di tingkat kelurahan sebagai bentuk aktualisasi diri.
“Dengan begitu, mereka memiliki wadah ekspresi yang bermanfaat dan bisa ikut berkontribusi dalam kegiatan masyarakat,” tambahnya.
Pelatihan ini menghadirkan instruktur tari muda berbakat, Nabila Gadistia, mahasiswi Teknik Industri Institut Teknologi Kalimantan, yang telah menorehkan prestasi internasional. Nabila merupakan Juara 1 Advance Female Open dan Juara 1 Showcase Female Open pada UCWDC Country Dance World Championships 2025 di Orlando, Amerika Serikat.
Selama pelatihan, Nabila membagikan teknik dasar serta improvisasi gerak kepada peserta dengan metode yang interaktif dan menyenangkan.
“Saya senang bisa berbagi pengalaman dengan adik-adik di Forum Anak Karang Rejo. Semoga mereka semakin percaya diri dan terus berkarya melalui tarian,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari peserta yang tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. TP-PKK berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk pengembangan potensi generasi muda sekaligus pelestarian budaya daerah.
(Man)
