Tracking Jejak KTM4 di Kaubun, 25 Orang Dilakukan Test Rapid, Hasil Negatif

Sangatta (Kutai Timur) – Tidak mau kecolongan, langkah cepat diambil Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Timur (Kutim) untuk memutus dan mencegah penularan wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kecamatan Kaubun dengan melakukan tracking contak atau menyusuri orang-orang yang sempat melakukan kontak langsung dengan pasien kasus terkonfirmasi ke-4 asal Kutai Timur atau KTM4. Selain melakukan penelusuran kontak, Dinkes Kutim juga akan melakukan test Rapid kepada orang-orang yang masuk dalam kelompok beresiko tertular.

“Kami (Dinkes Kutim, red) besok, Jumat (10/4), akan melakukan Rapid test kepada kelompok beresiko atau orang-orang yang telah melakukan kontak langsung kepada KTM4, mulai dari wilayah Sangatta hingga Kecamatan Kaubun. Terlebih, selama lebih kurang 6 hari berada di Kecamatan Kaubun, pasien KTM4 ini sempat melakukan pemeriksaan kesehatan pada sebuah klinik kesehatan di sana, saat sudah mengeluhkan gejala gangguan kesehatan. Jadi tidak menutup kemungkinan semua tenaga medis di klinik tersebut akan kami lakukan rapid test. Termasuk rekan-rekan kerja pasien KTM4 selama di Sangatta dan Kaubun, serta tempat KTM4 menginap,” ujar Kepala Dinkes Kutim Bahrani, Kamis (9/4).

Sementara itu, Kasi Survelen Dinkes Kutim, Leli menyebutkan jika tim medis UPT (Unit Pelaksana Teknis) Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Kecamatan Kaubun, Jum’at (10/4) telah melakukan Rapid Test kepada sebanyak 25 OTG (Orang Tanpa Gejala) yang telah melakukan kontak dengan pasien KTM4 di Kaubun. Dari hasil Rapid Test kepada 25 OTG tersebut, didapatkan hasil negatif.

“Dari hasil tracking kontak kepada KTM4 di Kecamatan Kaubun, sebanyak 25 orang sudah kami minta melakukan isolasi mandiri lebih dari 14 hari, sejak tanggal 23 Maret 2020 lalu. Kemarin (Jum’at, 10 April 2020, red) kami melakukan Rapid test kepada 27 orang, yakni 25 OTG (Orang Tanpa Gejala, red) terkait pasien KTM4 serta 2 orang OPD (Orang Dalam Pemantauan, red) tidak terkait dengan KTM4. Dari hasil Rapid Test yang dilakukan tim medis UPT PKM Kaubun, hasil test seluruhnya dinyatakan negatif. Selanjutnya, kami akan menunggu arahan dari pimpinan,” sebut Leli. (ibn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *