Wabup Kasmidi Minta Bentuk Tim Penyelamatan Terumbu Karang Teluk Kaba

KanalKaltim.com; Kutai Timur — Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang meminta agar segera dibentuk tim penyelamat ekosistem terumbu karang yang berada di perairan laut Teluk Kaba, Kecamatan Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur.

Hal ini disampaikan Wabup Kasmidi, dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan oleh Forum Pemerhati Masyarakat Pesisir (FOPSIR) Kutim di ruang panel DPRD Kutai Timur, Rabu (27/07/22).

Dalam laporan hasil penelitian yang dilakukan oleh tim FOPSIR Kutim, diketahui bahwa terjadi kerusakan berat pada terumbu karang di perairan laut Teluk Kaba.

“Saya setuju hari ini, jika ada yang ingin disampaikan, disampaikan saja biar menjadi refrensi kita semua. Ada Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, red) Kutim di pemerintahan yang akan membackup perencanaan, TNI Angkatan Laut juga hadir, dan ada PT KPC (Kaltim Prima Coal, red) juga,” ucapnya.

Ditambahkan Kasmidi bahwa ia sangat mengapresiasi FGD yang difokuskan pada peningkatan potensi wilayah pesisir. Pada FGD ini, ia merekomendasikan agar segera membuat rencana aksi sebagai upaya penyelamatan terumbu karang di wilayah pesisir Teluk Kaba.

“Saya rasa segera saja kita bentuk tim, untuk lakukan tindakan penyelamatan terumbu karang. Bisa langsung dipimpin oleh FOPSIR bersama dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur,” tegasnya.

Sebelumnya mengawali diskusi panel, peneliti FOPSIR yang juga sekaligus Ketua Program Studi Ilmu Kelautan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kutai Timur, Imanuddin menyampaikan bahwa wilayah pesisir Teluk Kaba sudah sangat mengkhawatirkan karena saat ini menjadi target pelaku pengeboman ikan. Hal ini mengakibatkan kerusakan berat pada terumbu karang di wilayah tersebut.

“Perlu adanya kegiatan edukasi baik secara penyampaian melalui media diskusi, papan peringatan maupun media sosial. Serta untuk mengembalikan kesehatan terumbu karang perlu adanya kegiatan transplantasi terumbu karang,” pungkasnya.(Adv)