32 Tim Ikuti Lomba Cerdas Cermat Dandim Cup 2022 Tingkat SLTP se-Kodim 0909/KTM

KanalKaltim.com; Kutai Timur — Sebanyak 32 tim dari 16 sekolah lanjutan tingkat menengah pertama (SLTP) yang berada di wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 0909/KTM, mengikuti lomba cerdas cermat memperebutkan piala Dandim (Dandim Cup) 2022. Lomba yang dilaksanakan selama dua hari, 27-28 Juli 2022 di aula Makodim 0909/KTM, pagi tadi dibuka secara resmi oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman.

Dandim 0909/KTM, Letkol CZI Heru Aprianto dalam sambutannya mengatakan bahwa selain dalam rangka memperingati HUT RI ke-77 tahun 2022, para juara lomba cerdas cermat ini nantinya akan dikirim ke Samarinda untuk mengikuti lomba serupa, dengan memperebutkan piala Danrem 2022.

“Jadi ada dua kategori lomba cerdas cermat, yakni kategori bela negara yang diikuti sebanyak 16 sekolah dan kategori pengetahuan agama Islam yang juga diikuti 16 sekolah. Selain dalam rangka memperingati HUT RI ke-77 tahun ini, juara pertama lomba cerdas cermat ini nantinya akan kita kirim ke Samarinda mewakili Kutim, untuk berlomba di event yang sama namun memperebutkan piala Danrem 2022,” ucap Dandim Heru.

Lebih jauh Heru berpesan kepada para peserta agar bersungguh-sungguh. Sehingga pemenang lomba yang nantinya akan mewakili Kutim, bisa menunjukkan kualitas dan berbicara banya di event tingkat provinsi nanti.

“Jadi ini semacam seleksi ataupun lomba di tingkat Kabupaten. Nantinya yang juara 1 udah otomatis akan kita ikutkan lomba di tingkat Provinsi. Besar harapan saya, nanti yang mewakili ataupun yang juara di tingkat Kabupaten ini bisa menunjukkan kualitas dan bisa berbicara banyak pada saat lomba di tingkat provinsi,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Ardiansyah mengapresiasi pelaksanaan lomba cerdas cermat yang dilaksanakan Kodim 0909/KTM.

Orang nomor satu di Kutai Timur tersebut menyebutkan bahwa pelaksanaan lomba cerdas cermat sudah sangat langka dilaksanakan di sekolah-sekolah. Padahal menurutnya, lomba cerdas cermat merupakan salah satu metode untuk menumbuhkan kreativitas anak.

“Sudah sangat langka ada yang menggelar lomba cerdas cermat saat ini. Padahal, lomba ini sangat bagus untuk merangsang pengetahuan dan kreativitas anak-anak kita. Karenanya saya sangat mengapresiasi ide lomba dari Korem 091/ASN yang dilakukan secara berjenjang ini,” ujar Ardiansyah.

Dirinya pun meminta agar Dinas Pendidikan Kutim meniru kegiatan serupa, namun tidak hanya berfokus pada pengetahuan dan pendidikan formal, tetapi juga seputar kondisi kekinian saat ini.

“Sekilas tadi mungkin ini juga menjadi pemikiran nantinya di Dinas Pendidikan, dengan beberapa kondisi kekinian kita. Sebab kalau kita memberikan pengetahuan formal kepada anak-anak kita, bisa jadi mereka hadir karena memang wajib hadir di kelas kemudian diberikan ilmu. Tetapi kalau ilmu yang kita berikan itu dimotivasi dengan hadiah dan sebagainya seperti cara cerdas cermat ini, saya kira ini mendorong mereka untuk lebih kreatif lagi mengasah ilmu keterampilan dan sebagainya,” pungkas Ardiansyah.(Adv)