Walikota Launching MBR PDAM
Balikpapan – Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mulai merealisasikan janji layanan air bersih dari PDAM kepada masyarakat. Salah satunya melalui program hibah khusus pelanggan yang masuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Sebanyak 1.700 rumah akan memperoleh sambungan air secara gratis yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat tersebut.
Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengatakan untuk tahun ini ada 1.700 penerima. Terdiri Rp 8 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) provinsi Kaltim untuk 500 sambungan. Kemudian bantuan dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk 1.200 sambungan di kota minyak.
“Ini program hasil dari kerjasama kita. Pemerintah bersama PDAM melobi kepada pusat dan provinsi agar ada bantuan dana sambungan gratis bagi masyarakat tidak mampu,” ujarnya usai launching di Jalan Sepakat RT. 46 Kelurahan Manggar, Sabtu (07/08).
Untuk sebaran penerima, lanjut Rahmad, pihaknya menerima laporan ada 9 kelurahan yang ada di Kota Balikpapan. Yakni Kelurahan Manggar, Kelurahan Sepinggan, Kelurahan Batu Ampar, Kelurahan Karang Joang, Kelurahan Graha Indah, Kelurahan Gunung Samarinda, Kelurahan Sumber Rejo, Kelurahan Telaga Sari dan Kelurahan Klandasan Ilir.
“Air bersih merupakan kebutuhan primer masyarakat dan sangat vital. Masyarakat harus dilayani. Apalagi ini masih ada warga belum mendapatkan sambungan rumah. Sehingga harus terus dimaksimalkan. Para warga jangan lupa bijak pakai airnya,” tuturnya lagi.
Selain itu, menurut Rahmad, pihaknya masih berhadapan dengan kendala pasokan air ke yang bermukim di daerah tinggi. Meski ada yang mendapatkan sambungan pipa PDAM namun waktu mengalirnya belum 24 jam. Hal ini terkait faktor keterbatasan air baku yang berpengaruh pada debit air produksi dan posisi geografis lokasi rumah pelanggan yang jauh dari instalasi pengolahan air terdekat.
“Kami akan berupaya maksimal bagaimana mendukung kinerja PDAM bersama OPD lainnya mendapatkan air baku. Pokoknya sampai akses pelayanan air minum ke warga 100 persen. Kita juga memanfaatkan air tanah. Kuncinya, ayo kita terus bekerja demi pelayanan kepada air bersih ini,” tambahnya. (udi)
