Warga Sampaikan Aspirasi PDAM Lewat WA
Balikpapan – Anggota DPRD di Kota Balikpapan melaksanakan kewajiban menggelar kegiatan reses III tahun 2021 masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Kegiatan ini tetap mengedepankan protokol kesehatan secara ketat. Meski status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) turun ke level 2 pada pekan ini.
“Kami membatasi karena memang masih masa pandemi Covid-19. Jadi tetap menjaga protokol kesehatan,” ujar Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle, yang menggelar reses di RT 15 Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Timur.
Untuk itu, lanjut Sabaruddin, dirinya tetap mengupayakan kegiatan reses sebagai menjadi kesempatan menyerap aspirasi dan bertemu warga di daerah pemilihan. Dimana para warga membuat usulan dalam bentuk tertulis maupun lewat pesan singkat whatsapp yang dikirim ke telepon genggam pribadinya.
“Kami memang sengaja tidak membuka sesi tanya jawab. Ini mencegah kerumunan. Tapi lebih mengarah kepada proposal. Dari yang saya baca rata-rata soal infrastruktur di masing-masing RT. Selain itu ada juga soal sekolah dan fasilitas kesehatan,” tuturnya lagi.
Menurut Sabaruddin, melalui APBD perubahan 2021, pihaknya akan merealisasikan pembangunan infrstruktur yang berasal dari usulan warga. Terutama semeninasi jalan lingkungan, sambungan PDAM dan perbaikan drainase di pemukiman. Mengingat semuanya merupakan sarana dan prasarana umum.
“Alhamdulillah untuk akhir tahun ini lewat APBD perubahan ada beberapa usulan warga yang bisa direalisasikan. InsyaAllah tahun depan masih ada lagi realisasi usulan dari warga di Balikpapan Timur. Namun tetap menyesuaikan anggaran yang ada,” jelasnya.
Selama masa reses, tambah Sabaruddin, setiap anggota DPRD diharapkan semakin dekat secara psikologis dengan masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing. Terutama untuk mendengar aspirasi masyarakat karena ini merupakan bagian dari proses pembentukan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD tahun 2022.
“Saya menampung semua dan tentunya ini akan menjadikan perhatian dalam memperjuangkan aspirasi warga. Khususnya soal infrastruktur agar ada pemerataan di tiap kecamatan. Termasuk juga fasilitas pendidikan dan kesehatan,” tambahnya. (man)
