Ardiansyah Minta ASN Jadikan Satyalancana Karya Satya sebagai Pengingat Pengabdian

KUTAI TIMUR – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman meminta aparatur sipil negara (ASN) yang menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya menjadikan penghargaan tersebut sebagai pengingat atas tanggung jawab dan pengabdian kepada negara serta masyarakat.
Pesan itu disampaikan Ardiansyah saat menghadiri Penganugerahan Tanda Kehormatan Presiden Republik Indonesia Satyalancana Karya Satya bagi ASN di lingkungan Pemkab Kutim, Gedung Serba Guna (GSG) Komplek Perkantoran Pemerintahan Bukit Pelangi, Teluk Lingga, Sangatta Utara Kamis, (8/10/2026).
Sebanyak 512 ASN menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya dengan masa pengabdian 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi negara terhadap ASN yang dinilai telah menunjukkan kesetiaan dan pengabdian secara terus-menerus.
Ardiansyah menegaskan, penghargaan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar simbol atas masa kerja. Menurutnya, Satyalancana Karya Satya mengingatkan ASN mengenai posisi dan tanggung jawabnya sebagai abdi negara sekaligus abdi masyarakat.
“Satyalancana yang diberikan oleh negara bukan tanpa alasan. Makna yang terkandung di dalamnya mengingatkan kembali kepada ASN tentang profesinya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” tegas Ardiansyah.
Ia berharap para penerima penghargaan dapat terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dalam menjalankan tugas, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penghargaan tersebut juga diharapkan menjadi motivasi untuk mempertahankan semangat pengabdian dan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Ardiansyah juga mengingatkan ASN agar mampu menghadapi berbagai tantangan dan melakukan perubahan melalui terobosan yang mendukung pelayanan publik secara transparan serta akuntabel.
Selain menjalankan tugas kedinasan, ASN diminta mampu menjadi panutan dan mediator ketika muncul potensi yang dapat mengganggu kondisi sosial masyarakat. Netralitas ASN juga harus tetap dijaga dengan menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
“Ke depan ASN dapat lebih meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya di dalam menjalankan tugas kepada masyarakat. Tanda kehormatan yang diterima hendaknya dijaga sebagai penghargaan atas segala jasa, pengorbanan waktu, pikiran dan tenaga yang telah didarmabaktikan demi membangun Kutim yang gemilang,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ardiansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN penerima Satyalancana Karya Satya atas masa kerja dan kesetiaannya kepada Pancasila serta Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya dalam mendukung pembangunan Kutim.
“Selamat dan apresiasi mendalam kepada saudara-saudari sekalian yang telah mendapat Satyalancana Karya Satya 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun atas masa kerja dan kesetiaannya kepada Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya kepada daerah kita Kutim,” katanya.
Penganugerahan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Mahyunadi, Ketua DPRD Jimmy, Dandim 0909/KTM Letkol Czi Zainal Abidin, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Yahya Junarko, Kapolres Kutim AKBP Aryansyah, Kajari Kutim Tutuko Wahyu Minulyo, Sekda Kutim Rizal Hadi, jajaran kepala OPD, ASN penerima penghargaan serta tamu undangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kutim, dilanjutkan doa, laporan Kepala BKPSDM Muliansyah, pembacaan Surat Keputusan Presiden RI, penyematan dan penyerahan piagam penghargaan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Bupati, foto bersama dan ramah tamah.(Adv/Kominfo/KK)
