Belajar Padamkan Api, Warga Karang Rejo Rasakan Tantangan Langsung di Lapangan
BALIKPAPAN — Keringat bercucuran di dahi Rahmat (38) saat mencoba memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Warga RT 12 Karang Rejo itu mengaku baru pertama kali memegang tabung pemadam, namun bertekad menguasai tekniknya demi keselamatan lingkungannya.
“Awalnya agak gugup, takut salah. Tapi setelah diajari langkah-langkahnya, ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Yang penting tenang dan fokus,” ujarnya usai latihan di Taman Wisata Tanjung Gading, akhir pekan lalu.
Rahmat adalah satu dari 70 peserta pelatihan mitigasi bencana kebakaran yang difasilitasi Kelurahan Karang Rejo bersama BPBD Kota Balikpapan. Tidak hanya ketua RT, pelatihan ini juga diikuti anggota Karang Taruna, kader PKK, dan tokoh masyarakat.
Alih-alih hanya mendengar teori, peserta langsung mempraktikkan cara memadamkan api dengan APAR dan selimut api. Latihan ini dirancang agar warga mampu mengambil tindakan cepat sebelum bantuan datang.
Lurah Karang Rejo, Budi, mengatakan pelatihan ini menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk diteruskan ke warga lain. “Dengan keterampilan ini, mereka bisa menjadi contoh dan pelatih bagi lingkungannya. Tujuan akhirnya adalah menciptakan masyarakat yang siap dan tanggap,” katanya.
Bagi Rahmat, pengalaman memadamkan api secara langsung meninggalkan kesan mendalam. “Sekarang saya lebih percaya diri. Kalau ada kebakaran kecil di sekitar rumah, saya tahu harus bagaimana,” ucapnya sambil tersenyum.
Pelatihan ini menjadi langkah nyata membangun budaya sadar keselamatan di Karang Rejo, sekaligus membuktikan bahwa kesiapsiagaan dimulai dari kemauan warga untuk belajar dan beraksi.
(Man)
