Andi Arif: Distribusi LPG Perlu Dibenahi

BALIKPAPAN – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang kembali terjadi di Balikpapan menjadi perhatian serius DPRD setempat. Ketua Bapemperda DPRD Balikpapan, Andi Arif Agung, berharap ada langkah cepat dan terkoordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

Dalam rapat kerja bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Selasa (20/5), Andi menyampaikan keprihatinannya terhadap antrean warga yang masih terjadi di sejumlah titik.

“Ini bukan soal kemewahan, tapi soal dapur warga. Masyarakat kita masih sangat bergantung pada LPG 3 kilogram, dan mereka butuh kepastian pasokan,” ujarnya.

Andi berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap pola distribusi dan penyaluran LPG, agar tidak terjadi ketimpangan maupun penumpukan di wilayah tertentu. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan fasilitas SPBU yang melayani Pertalite, mengingat bahan bakar ini masih jadi andalan masyarakat.

“Yang paling penting, kita cari solusi bersama. Kami di DPRD siap mendukung upaya pemerintah dan Pertamina untuk memperbaiki sistem distribusi energi,” tambahnya.

Ia juga mendorong pemerintah kota dan Pertamina untuk mempercepat pengembangan jaringan gas rumah tangga (jargas) sebagai solusi jangka panjang yang lebih stabil dan ramah lingkungan.

Meski menyampaikan sejumlah masukan, Andi tetap mengapresiasi kehadiran langsung Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Kalimantan, Alexander Susilo, dalam rapat tersebut.

“Ini bukti komitmen untuk mendengarkan keluhan warga. Yang penting sekarang adalah tindak lanjutnya, agar masyarakat tidak lagi khawatir setiap kali butuh gas untuk memasak,” pungkasnya.

Jika Anda ingin versi yang lebih human interest, misalnya disertai kutipan warga yang terdampak atau visual suasana antrean, saya bisa bantu juga.