Balikpapan Perkuat Daya Saing Investasi Wisata Menuju IKN
BALIKPAPAN – Sebagai kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan terus memantapkan diri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan investasi, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Pemerintah Kota Balikpapan memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk menarik minat investor sekaligus menyiapkan SDM lokal yang kompeten.
Koordinator Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Balikpapan, Revi Citrawaty, mengatakan bahwa sinergi dengan BKPM menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring promosi potensi daerah ke tingkat nasional dan internasional.
“Kolaborasi ini tidak hanya soal investasi, tapi juga bagaimana kita menyiapkan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan. Kami ingin pelaku usaha lokal ikut tumbuh bersama,” ujarnya di sela kegiatan Balikpapan Tourism Forum di BSCC Dome, Sabtu (8/11).
Revi menyebut, kehadiran BKPM di forum tersebut menjadi bukti bahwa Balikpapan telah siap menyambut arus investasi, terutama untuk proyek-proyek yang mendukung pengembangan kawasan IKN.
“Balikpapan punya potensi besar di pariwisata, perhotelan, dan industri kreatif. Dengan dukungan pemerintah pusat, kita bisa promosikan itu ke jaringan investasi luar negeri,” tambahnya.
Sementara itu, Penata Kelola Kedeputian Promosi Kementerian Investasi dan Hilirisasi BKPM, Friska Aprilianti, menilai Balikpapan memiliki posisi strategis dan kesiapan infrastruktur yang menjanjikan bagi investor.
“Balikpapan menjadi gerbang utama menuju IKN. Kami terus dorong kemudahan berusaha agar investor semakin percaya, termasuk pemberian hak guna usaha hingga 90 tahun yang bisa diperpanjang,” ujarnya.
Friska menyebut, ada 12 proyek strategis yang tengah dikembangkan di kawasan Balikpapan dan IKN, mencakup sektor pariwisata, infrastruktur, dan kegiatan MICE (meeting, incentives, conventions, and exhibitions).
Selain itu, sektor ekonomi kreatif seperti kuliner, film, dan animasi juga menjadi fokus untuk memperkuat daya tarik kota serta menyiapkan tenaga kerja lokal yang siap bersaing.
Melalui sinergi antara DPMPTSP dan BKPM, Pemerintah Kota Balikpapan berharap promosi investasi tidak hanya membawa modal dari luar, tetapi juga menumbuhkan kapasitas pelaku usaha lokal dalam menggerakkan ekonomi daerah.
(Man)
