Balikpapan Tawarkan HGU 90 Tahun

Balikpapan – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan terus memperkuat posisi kota minyak sebagai magnet investasi. Khususnya agar semakin dilirik pelaku usaha dalam dan luar negeri. Mengingat kota ini memegang peran strategis berkat letak geografisnya yang berada tepat di jalur utama menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kepala DPMPTSP Balikpapan, Hasbullah Helmi mengklaim infrastruktur kota minyak telah berkembang lebih maju dibandingkan daerah penyangga lainnya. Maka pemerintah setempat berupaya mengoptimalkan keunggulan tersebut untuk menarik lebih banyak investasi berkualitas. Terutama yang mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi wilayah.

“Balikpapan jelas menjadi gerbang utama menuju IKN. Investor bisa melihat peluang di sini. Makanya kami menawarkan berbagai kemudahan berusaha. Di sini ada ijin Hak Guna Usaha (HGU) hingga 90 tahun yang dapat diperpanjang,” ujarnya, Kamis (13/11).

Helmi mengatakan fasilitas HGU 90 tahun tersebut memberikan kepastian bagi investor yang ingin menanamkan modal jangka panjang. Seperti di sektor properti, industri dan pengembangan kawasan terpadu. Pemerintah daerah juga memperkuat layanan perizinan agar investor dapat memproses seluruh kebutuhan usahanya dengan cepat, akurat dan sesuai standar nasional.

Bahkan saat ini, lanjutnya, terdapat 12 proyek strategis yang tengah berjalan dan menjadi fokus utama pengembangan di Balikpapan serta kawasan sekitar IKN. Proyek tersebut mencakup sektor pariwisata, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan ekosistem MICE (meeting, incentives, conventions, and exhibitions).

“Proyek-proyek ini membuka peluang besar bagi investor. Kami menampilkan potensi unggulan melalui forum bisnis dan platform promosi agar investor melihat itu. Yang jelas Balikpapan siap menjadi pusat kegiatan ekonomi berbasis layanan dan pariwisata,” jelasnya.

DPMPTSP, menurut Helmi, memastikan seluruh proyek strategis tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Di antaranya kemudahan koordinasi lintas dinas dan percepatan layanan perizinan. Pemerintah menginginkan Balikpapan tidak hanya menjadi pintu masuk ke IKN tapi juga pusat pertumbuhan baru di sektor jasa, logistik dan industri kreatif.

Selain menawarkan insentif dan kemudahan regulasi, tambahnya, DPMPTSP juga mengintensifkan promosi investasi melalui kerja sama dengan kementerian, lembaga dan jejaring internasional. Pemerintah menilai langkah ini sangat penting untuk meningkatkan daya saing daerah di tengah ketatnya kompetisi investasi antar wilayah.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan investasi terbaik. Investor harus merasa nyaman dan yakin memilih Balikpapan sebagai lokasi usaha. Kami siap memberikan pendampingan mulai dari proses awal hingga realisasi proyek,” tambahnya. (man)