Balikpapan Tengah Siap Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ Kota Balikpapan ke-53

BALIKPAPAN — Semangat kebersamaan dan tekad kuat mewarnai acara pelepasan kafilah Kecamatan Balikpapan Tengah menuju Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 tingkat Kota Balikpapan. Acara berlangsung di Hotel Grand Tiga Mustika, Sabtu (8/11), dihadiri para peserta, pelatih, dan jajaran pemerintah kecamatan.

Camat Balikpapan Tengah, Ariefdah Aida Kuntjoro, memimpin langsung pelepasan tersebut. Ia menyampaikan rasa bangga sekaligus harapan besar agar para peserta dapat kembali mengharumkan nama Balikpapan Tengah dengan mempertahankan predikat juara umum yang sebelumnya telah diraih.

“Kami sudah mempersiapkan kafilah sebaik mungkin. Jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan tampil maksimal di setiap cabang lomba. Juara bukan semata tujuan, tapi usaha terbaik kita itulah yang utama,” ujar Ariefdah memberi semangat.

Tahun ini, Kecamatan Balikpapan Tengah mengirimkan 92 peserta — jumlah terbanyak dibanding kecamatan lainnya. Menurut Ariefdah, hal ini menunjukkan tingginya partisipasi dan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan keagamaan, terutama dalam mengembangkan kemampuan membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an.

Meski demikian, Ariefdah menyebut ada satu cabang yang belum bisa diikuti, yaitu lomba tilawah tunanetra yang selama ini menjadi salah satu andalan Balikpapan Tengah. Pesertanya tengah menempuh pendidikan di Banjarmasin.

Selain memotivasi peserta untuk tampil optimal, Camat Ariefdah juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan selama pelaksanaan lomba. Mengingat lokasi kegiatan berada di wilayah Balikpapan Utara, ia meminta seluruh peserta dan official memperhatikan ketertiban dan kondisi lalu lintas yang cukup padat.

Acara pelepasan berlangsung hangat dan penuh doa. Turut hadir Anggota DPRD Kota Balikpapan Iim Rahman, Kepala KUA Balikpapan Tengah, Ketua DMI, serta para pelatih dan official yang mendampingi peserta.

Kafilah Balikpapan Tengah akan mengikuti berbagai cabang lomba, antara lain Tartil Al-Qur’an, Tilawah anak-anak, remaja dan dewasa putra-putri, Tahfiz 1, 5, 10, dan 20 juz, 100 Hadits putra, Tafsir Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab putri, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, Qiroat Murattal dan Mujawwad, serta cabang kaligrafi dan Syarhil-Fahmil Qur’an.

“Dengan kerja sama dan persiapan yang matang, kami optimistis bisa mempertahankan prestasi terbaik,” tutup Ariefdah.
(Man)