BPBD dan Baznas Perkuat Sinergi
Balikpapan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan memperkuat sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Lewat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), kedua lembaga kini menyalurkan santunan secara lebih cepat dan terkoordinasi bagi setiap korban bencana di wilayah Balikpapan.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Balikpapan, Arsulul Chairi menjelaskan kerja sama ini menjadi langkah penting pemerintah. Khususnya dalam memastikan perlindungan sosial bagi warga terdampak bencana berjalan lebih efektif. Ia menyebut bantuan dari Baznas memperkuat proses rehabilitasi dini yang dilakukan BPBD. Terutama untuk membantu korban memulihkan kondisi pasca bencana.
“Kami menjalin sinergi dengan Baznas agar setiap korban bencana mendapatkan santunan secara tepat dan cepat. Program ini sudah berjalan tahun ini dan akan terus berlanjut karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat,” ujarnya, Kamis (20/11).
Arsulul mengatakan sinergi ini memungkinkan BPBD memberikan penanganan yang lebih komprehensif. Saat BPBD menangani kebutuhan darurat seperti evakuasi, logistik, dan pemulihan awal, Baznas hadir untuk memberikan santunan finansial sebagai penopang kebutuhan mendesak para korban.
Menurutnya, MoU tersebut memastikan tidak ada tumpang tindih bantuan, sekaligus mengatur mekanisme koordinasi agar penyaluran santunan berbasis data resmi BPBD. Dengan begitu, bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan tidak terjadi duplikasi penerima.
“Kami menyerahkan data korban bencana kepada Baznas untuk memastikan semua penerima benar-benar sesuai. Proses pendataan ini sangat penting agar bantuan berjalan transparan dan akuntabel,” jelasnya.
Sinergi ini, lanjut Arsulul, tidak hanya mempercepat penyaluran bantuan, tetapi juga meningkatkan rasa aman bagi masyarakat. Karena keberadaan program tersebut memberi kepastian bagi korban bencana. Di mana mereka tidak harus menunggu lama untuk mendapatkan dukungan finansial pasca kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan parah.
Ia juga mengapresiasi komitmen Baznas Balikpapan yang terus meningkatkan alokasi bantuan untuk kebencanaan seiring meningkatnya kebutuhan warga. Arsulul menilai kolaborasi lintas lembaga seperti ini sangat penting karena penanganan bencana tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dari berbagai pihak.
BPBD Balikpapan berencana memperluas sinergi tersebut pada tahun berikutnya. Arsulul mengungkapkan pihaknya ingin mendorong pelibatan lebih banyak lembaga sosial dan organisasi kemasyarakatan agar jaringan dukungan terhadap korban bencana semakin kuat. “Kami ingin memperluas kemitraan karena penanganan bencana merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya. (ibn)
