BPPDRD Ubah Wajah Pajak Lewat Mobil Keliling
Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) terus menunjukkan komitmen dalam membenahi sistem pelayanan perpajakan. Dengan pendekatan inovatif, BPPDRD kini mengandalkan mobil pajak keliling sebagai sarana utama untuk memangkas jarak dan waktu pelayanan.
Kepala BPPDRD Kota Balikpapan, Idham, mengatakan transformasi ini menjadi bagian dari upaya serius lembaganya dalam membangun budaya taat pajak. Di mana pemeritah berupaya mempermudah akses layanan ke semua kalangan. Sekaligus menghapus stigma rumitnya membayar pajak.
“Kami ingin menghapus anggapan bayar pajak itu rumit. Sekarang cukup datang ke mobil layanan kami, semua bisa selesai dalam satu kunjungan. Kami juga ada layanan online di aplikasi Kontengan. Bisa bayar lewat handphone sana,” ujarnya, Sabtu (26/07).
Mobil layanan, lanjut Idham, menyasar kawasan permukiman dan fasilitas publik yang selama ini belum terjangkau secara maksimal oleh layanan pajak konvensional. Warga bisa langsung membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara langsung di tempat tinggal mereka sendiri.
Bahkan BPPDRD mengemas layanan ini secara efisien dan ramah pengguna. Petugas yang terlatih siap membantu proses administrasi, menjawab pertanyaan warga, hingga memberikan penyuluhan langsung terkait manfaat pajak daerah.
“Kami tidak hanya membuka loket, tapi juga membuka pemahaman. Kami ingin masyarakat tahu bahwa pajak yang mereka bayarkan kembali dalam bentuk pembangunan kota ini,” jelasnya.
Selain itu, menurut Idham pihaknya juga bersinergi dengan Bapenda Provinsi KalimantaTimur. Para warga dapat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hingga Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di mobil layanan keliling. Hal itu menunjukkan pemerintah benar-benar peduli melalui pendekatan jemput bola seperti ini.
“Biasanya ada saja warga yang menunda bayar pajak karena lokasinya jauh dan prosesnya bikin malas. Tapi sekarang, petugas datang langsung ke komplek, dan prosesnya cepat. Mereka juga dapat selesaikan pajak dan balik nama kendaraan,” tuturnya lagi.
Idham menambahkan mobil pajak keliling tidak hanya mempercepat pelayanan, tetapi juga membantu menekan angka keterlambatan pembayaran pajak. Data internal BPPDRD menunjukkan peningkatan transaksi harian setiap kali mobil layanan beroperasi di permukiman padat penduduk. Ia menyebut program ini tidak bersifat insidental, melainkan bagian dari strategi jangka panjang digitalisasi dan desentralisasi layanan pajak.
“Kami akan terus memperluas jangkauan layanan ke titik-titik strategis. Kami ingin menunjukkan bahwa layanan pajak bisa modern, cepat dan dekat dengan masyarakat,” tambahnya. (man)
