Covid-19 Naik, PDAM Tetap Buka Layanan

Balikpapan – Penurunan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Balikpapan tidak mempengaruhi layanan PDAM kepada pelanggan. Meski catatan dari satuan tugas penanggulangan pandemi menunjukkan peningkatan kasus dalam beberapa pekan terakhir.

Kepala Bagian Hubungan Pelanggan PDAM, Abdul Ramli mengatakan pihak manajemen tetap memberlakukan pelayanan kepada semua pelanggan yang datang. Namun pola pelayanan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan yang sudah berlaku dalam dua tahun terakhir. Di mana PDAM membatasi jumlah pelanggan yang datang ke kantor untuk menyampaikan keluhan mereka.

“Kami tetap melayani seperti biasa. Sudah lama kita gunakan prokes saat melayani tatap muka dengan pelanggan. Untuk di customer service batas per hari sampai kurang lebih 50-60 antrian. Untuk pemasangan baru 15 antrian. Antrian loket yang bisa sampai 100 per harinya,” ujarnya kepada wartawan.

Selain itu, Ramli tetap menyarankan kepada pelanggan untuk memanfaatkan layanan pelanggan tanpa harus tatap muka. Seperti bagian pelaporan yang bisa menggunakan nomor call center yang sudah tersedia. Namun jika terkait administrasi pelanggan tetap harus datang ke kantor layanan PDAM.

“Jadi kami minta manfaatkanlah layanan online kami. Ini demi kenyamanan semua juga. Meski masih terbatas. Kami lihat pelanggan lebih suka datang langsung. Karena mayoritas terkait administrasi rekening air,” tuturnya lagi.

Ramli berharap masyarakat bisa membangun kebiasaan membayar air di layanan yang bekerjasama dengan PDAM. Karena mereka bisa menghemat waktu dan membayar air tepat waktu. Apalagi PDAM juga membuka layanan pembayaran lewat perbankan. Sehingga pelanggan cukup menggunakan telepon seluler jika memiliki aplikasi mobile banking.

“Kami memang kurangi tatap muka. Meski ada tetap dibuatkan pola pembatasan mulai dari antrian gangguan, loket termasuk untuk permohonan pemasangan baru diberi batasan untuk jumlah antrian yang berkunjung,” tambahnya. (ana)