DPRD Minta TPID Tindak Tegas Spekulan

Balikpapan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan memperketat pengawasan terhadap distribusi komoditas pangan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga di tengah masyarakat. DPRD mengingatkan agar seluruh pihak memaksimalkan pengendalian inflasi secara berkelanjutan.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, menyoroti potensi adanya praktik curang di pasar. Ia meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mewaspadai oknum pelaku usaha yang mencari keuntungan tidak wajar. Menurutnya, tindakan spekulan dapat memicu gejolak harga yang memberatkan warga.

“Kami meminta TPID tidak lengah. Jangan sampai ada oknum yang sengaja menimbun stok demi meraup laba berlebih saat permintaan tinggi. Untung boleh tapi jangan merugikan orang lain,” ujarnya, Senin (13/04).

Yono juga mengapresiasi kinerja TPID yang sejauh ini bergerak cepat. Berbagai langkah taktis seperti operasi pasar terbukti ampuh meredam lonjakan harga. Pengawasan rutin ke gudang-gudang distributor juga dinilai memberikan dampak positif bagi psikologi pasar. Intervensi pemerintah ini perlahan mengembalikan kondisi pasar menjadi lebih stabil. Ia melihat harga beberapa kebutuhan pokok kini mulai terkendali. Namun, pihak DPRD tetap menekankan konsistensi pengawasan sebagai kunci utama keberhasilan menekan inflasi.

“Operasi pasar dan pemantauan harga di lapangan sudah berjalan efektif. Langkah ini sangat membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Ini perlu kita jaga bersama agar daya beli Masyarakat tidak menurun,” jelasnya.

Menurut Yono pihaknya terus mendorong penguatan koordinasi antar instansi di dalam TPID. Sinergi antara pemerintah kota, kepolisian, dan instansi terkait harus semakin solid. Ia meyakini kerja sama yang kuat akan menutup ruang gerak para pelaku usaha nakal. Selain pengawasan, DPRD menyarankan penguatan rantai pasok dari daerah penghasil. TPID perlu memastikan kelancaran distribusi logistik menuju Balikpapan. Pasokan yang lancar akan menjamin ketersediaan barang di tingkat pedagang eceran.

“Distribusi harus tetap lancar tanpa hambatan. Jika stok melimpah, harga otomatis akan stabil dan inflasi pun tetap terjaga di angka yang rendah. Memang ini yang jadi perhatian. Kita masih tergantung dengan daerah pemasok,” tambahnya. (ana)