DPRD Siap Prioritaskan Sarana Olahraga Gratis

Balikpapan – DPRD Kota Balikpapan serius memperkuat infrastruktur pendukung gaya hidup sehat bagi warga. Melalui Komisi IV, DPRD kini berencana terus mendukung pengadaan fasilitas publik yang ramah bagi aktivitas pemuda. Langkah strategis ini bertujuan menyediakan ruang ekspresi positif guna menjauhkan generasi muda dari perilaku negatif.

Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali mengatakan ketersediaan fasilitas fisik berdampak langsung pada kualitas hidup warga. Ia ingin setiap sudut kota memiliki ruang terbuka hijau yang fungsional bagi anak muda. Pihaknya percaya infrastruktur yang memadai akan mengubah kebiasaan masyarakat secara perlahan.

Karena itu, lanjutnya, penataan taman kota menjadi fokus utama pembangunan tahun ini. Pemerintah bersama DPRD juga menjadikan penyediaan sarana olahraga gratis sebagai prioritas untuk mendukung gerakan hidup sehat. Kehadiran fasilitas publik yang berkualitas diyakini akan mempermudah warga dalam mengakses gaya hidup aktif tanpa kendala biaya.

“Kami komitmen terus mendukung pengadaan fasilitas publik yang ramah bagi aktivitas pemuda. Penataan taman kota dan sarana olahraga gratis menjadi prioritas utama. Dukungan infrastruktur ini diharapkan memicu antusias warga,” ujarnya, Sabtu (07/03).

Gasali mendorong pemerintah setempat segera mempercepat revitalisasi fasilitas umum. Agar lebih relevan dengan tren masa kini. Seperti penambahan jalur lari, area olahraga kalistenik, hingga pencahayaan yang terang di area publik. Hal ini penting agar taman kota tetap aman dan nyaman digunakan hingga malam hari.

“Kesadaran untuk bergerak dan membatasi asupan gula harus dimulai dari kemauan diri sendiri. Melalui pola hidup yang seimbang, warga kita dapat tumbuh menjadi pilar kemajuan kota yang produktif dan enerjik,” jelasnya.

Menurut Gasali seruan hidup sehat ini bukan sekadar imbauan rutin. Pesan ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat masa depan Balikpapan berada di tangan generasi yang sehat. Kesadaran untuk bergerak aktif dan membatasi asupan gula harus dimulai dari kemauan kuat diri sendiri. Karenanya, ia menekankan pentingnya disiplin olahraga dari masing-masing pribadi.

“Kami menyediakan sarananya, warga tinggal memanfaatkannya dengan baik. Makanya dukungan anggaran untuk sektor ini akan menjadi instrumen penting. Kita memang sedang penghematan tapi kita upayakan warga kita sehat,” tambahnya. (man)