Dua Kecamatan Jadi Fokus Sasaran MBR

Balikpapan – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Manuntung Kota Balikpapan mulai merealisasikan sambungan air khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Program dari pemerintah pusat ini merupakan kerjasama dengan PDAM sebagai operator distribusi air daerah setempat.

Kepala Seksi Hubungan Pelanggan, Suryo Hadi Prabowo mengatakan ada dua kecamatan yang menjadi prioritas tahun ini. Yakni wilayah Balikpapan Utara dan Balikpapan Timur. Dimana dua kecamatan ini memiliki sumber air baku yang memadai dan mempermudah pemasangan instalasi meteran air ke pelanggan penerima manfaat.

“Kami siap realisasikan MBR. Ini sudah verifikasi penerima yang berhak agar tepat sasaran. Setelah itu PDAM siap genjot pemasangannya,” ujarnya kepada wartawan di kantor PDAM.

Rencananya, menurut Suryo, ada 1.600 penerima manfaat program MBR pada tahun ini. Program juga menyesuaikan dengan visi misi walikota terpilih, Rahmad Mas’ud, yang berjanji meningkatkan layanan publik kepada masyarakat tidak mampu. Bahkan walikota siap mengawal proses realisasi sambungan air bersih khusus MBR ini.

“Kita punya target pemasangan 1.600 sambungan Rumah MBR hingga akhir tahun. Ini juga sesuai visi misi walikota. Jadi bisa saling sinergi,” tuturnya lagi.

Menurut Suryo, pihaknya juga mempertimbangkan ketersediaan cakupan air dalam program MBR. Karenanya kawasan Balikpapan Timur dan Utara masih menjadi prioritas. Mengingat di kedua wilayah ini ada waduk Teritip dan waduk Manggar yang menjadi stok air baku PDAM.

“Kedua wilayah ini kami anggap paling memadai. Sebab, ketersediaan stok cakupan air masih mencukupi. Bahkan PDAM juga sudah mengoperasikan waduk Teritip dengan daya mampu 160 liter per detik,” tambahnya. (san)