Kesbangpol Balikpapan Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Politik

Balikpapan – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan terus menggencarkan diplomasi politik dengan seluruh partai sebagai strategi menjaga stabilitas daerah. Pada Rabu (09/07), Kesbangpol menggelar kunjungan monitoring dan silaturahmi ke kantor DPD Partai Golkar Kota Balikpapan dalam rangka mempererat sinergitas antara pemerintah daerah dan kekuatan politik lokal.

Kepala Kesbangpol Kota Balikpapan, Sutadi menyampaikan bahwa langkah ini bukan sekadar rutinitas administrasi. Melainkan bentuk konkret komitmen pemerintah dalam membangun demokrasi yang sehat, terbuka dan berkelanjutan.
“Kami tidak hanya hadir untuk bersilaturahmi, tetapi juga ingin memastikan bahwa seluruh partai politik merasakan kehadiran pemerintah sebagai mitra yang setara dan saling mendukung,” ujarnya.

Sutadi menjelaskan kolaborasi antara pemerintah dan partai politik memiliki pengaruh langsung terhadap ketenangan sosial dan pembangunan politik yang matang. Ia menyebut partai politik sebagai garda depan dalam menyampaikan aspirasi rakyat sekaligus menjadi penghubung strategis antara pemerintah dan warga.

“Tanpa kerja sama yang solid antara pemerintah dan partai, demokrasi kita akan pincang. Kami ingin suasana politik tetap sejuk, apalagi menjelang pemilu dan pilkada serentak 2024,” jelasnya.

Dalam dialog terbuka yang berlangsung di Kantor DPD Partai Golkar, kedua pihak membahas sejumlah isu penting. Salah satunya tentang pentingnya etika dalam komunikasi politik hingga penguatan pendidikan politik di tingkat akar rumput.

Pengurus DPD Partai Golkar, lanjut Sutadi, menyambut positif inisiatif tersebut. Mereka menyampaikan dukungan terhadap upaya Kesbangpol dalam menjaga keseimbangan dinamika politik lokal.

“Kami percaya pemerintah daerah dan partai politik bisa berjalan beriringan, bukan berseberangan. Jadi para pengurus menyatakan siap bekerja sama dalam menjaga stabilitas dan ikut mencerdaskan masyarakat,” lanjutnya.

Sutadi juga mengajak Partai Golkar untuk ikut berperan aktif dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Terutama generasi muda yang akan menjadi pemilih pemula. Ia meminta literasi politik harus menjadi agenda bersama demi meningkatkan kualitas demokrasi secara substansial.

“Kami ingin partai-partai menjadi agen pembelajaran politik, bukan sekadar peserta pemilu. Kita harus bantu masyarakat memahami makna demokrasi, bukan hanya prosedurnya,” tuturnya lagi.

Sutadi berharap hubungan pemerintah dengan seluruh kekuatan politik lokal semakin erat dan saling menopang demi terciptanya demokrasi yang harmonis. Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kota Balikpapan menunjukkan perlunya komunikasi intensif, kepercayaan timbal balik dan kolaborasi yang berkelanjutan antar semua unsur politik daerah. (man)