Kesbangpol dan ABI Perkuat Kolaborasi Sosial: Sinergi Ormas–Pemerintah Jadi Fondasi Harmoni Kota Balikpapan
Balikpapan – Kunjungan resmi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ahlul Bait Indonesia (ABI) Balikpapan ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan bukan hanya agenda silaturahmi, tetapi langkah awal memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam menjaga kondusivitas kota. Pertemuan yang berlangsung Senin (10/11) itu menempatkan dialog dan kerja sama sebagai kunci menciptakan ruang sosial yang damai, inklusif, dan penuh toleransi.
Rombongan ABI Balikpapan yang dipimpin Ketua DPD ABI Balikpapan Doni Kusuma bersama Ketua Muslimah Balikpapan Saadah dan Ketua Pandu Balikpapan Rizky Annis hadir sekaligus memperkenalkan struktur kepengurusan baru. Dalam kesempatan tersebut, ABI juga mengajukan permohonan penerbitan Surat Keterangan Lapor (SKL).
Pihak Kesbangpol, melalui Kepala Badan Sutadi, S.Sos., M.M., menyambut langsung kedatangan jajaran pengurus baru bersama Kasubbid Organisasi Kemasyarakatan Muhammad Rivai serta Kasubbid Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Agama, Siti Zaleha. Pertemuan berlangsung konstruktif dengan fokus utama memperkuat sinergi serta memperjelas ruang kolaborasi antara dua pihak.
Sutadi menyampaikan apresiasi atas inisiatif ABI menjalin komunikasi aktif dengan pemerintah daerah. Menurutnya, keberadaan organisasi masyarakat memiliki peran strategis dalam memperkuat jejaring sosial dan memperkokoh ketahanan kota.
“Pemerintah membutuhkan peran organisasi masyarakat untuk menjaga harmoni sosial. Toleransi bukan sekadar menerima perbedaan, tetapi juga sikap aktif untuk saling menghormati dan mendukung dalam keberagaman,” ujarnya.
Kesbangpol menegaskan komitmen untuk terus membuka ruang dialog yang sehat melalui kerja sama program dan pendampingan. Upaya ini sejalan dengan visi Balikpapan sebagai kota yang Beriman, Bersih, Indah, Aman, dan nilai pengabdian “Kubangun dengan amal, Kujaga dengan iman, Kubela dengan doa.”
Kunjungan ini menjadi pijakan awal bagi kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah dan ABI. Harapannya, kemitraan tersebut dapat memperkuat budaya toleransi, menjaga ketahanan sosial, serta menciptakan ruang masyarakat yang rukun, aman, dan berkelanjutan—sebuah fondasi penting bagi masa depan Balikpapan. (Man)
